Breaking News:

DPO Sejak 2017, Fransiscus Nangaroka Terdakwa Kasus Alkes di Matim Akhirnya Ditangkap di Surabaya

Terdakwa dr Fransiscus Nangaroka selaku Penyedia dalam tindak pidana korupsi ditangkap di Surabaya

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Kajari Manggarai, Bayu Sugiri, SH, (tengah) sedang memberikan keterangan pers. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM,  RUTENG - Terdakwa dr Fransiscus Nangaroka selaku Penyedia dalam tindak pidana korupsi Pengadaan Barang Habis Pakai dan Reagentia pada Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur Tahun Anggaran 2013 yang DPO sejak tahun 2017 lalu akhirnya ditangkap.

Terdakwa diamankan di Kantor Kelurahan Barata Jaya Kota Surabaya, Kamis 5 Agustus 2021. Terdakwa berhasil ditangkap berkat kordinasi yang bersinergi antara Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur dan Tim Tangkap Buron (Tabur) dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manggarai, Bayu Sugiri, SH, menyampaikan itu dalam rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, Minggu 8 Agustus 2021.

Bayu menjelaskan, pada hari Kamis tanggal 5 Agustus 2021 telah dilakukan penangkapan berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor: Print-70/N.3.17/Ft.2/07/2020 tanggal 27 Juli 2021  terhadap terdakwa dr. Fransiscus Nangaroka selaku Penyedia dalam tindak pidana korupsi Pengadaan Barang Habis Pakai dan Reagentia pada Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur Tahun Anggaran 2013.

Baca juga: Lantik Agus Supratman Jadi Camat LAUT, Bupati Agas: Manggarai Timur Butuh Camat Punya Inovasi

Bahwa awalnya Terdakwa diamankan di Kantor Kelurahan Barata Jaya Kota Surabaya kemudian dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur untuk dilakukan penangkapan.

Penangkapan telah berhasil dilakukan berkat kordinasi yang bersinergi antara Kejaksaan Negeri Manggarai dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur dan Tim Tabur dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. DPO ditangkap di Kota Surabaya.

Bayu juga mengatakan, perlu diketahui bahwa Terdakwa sudah ditetapkan DPO sejak Tahun 2017 berdasarkan Surat Nomor R-02/P.3.17/Ft/01/2017 Jo Daftar Pencarian Orang Nomor DPO/02/I/2017/ SAT RESKRIM, bahwa terdakwa ditetapkan sebagai Tersangka Berdasarkan Surat Penetapan Tersangka/Pidsus-18 Nomor: B-01/P.3.17/Fd.1/01/2017 tanggal 06 Januari 2017 Jo.

Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Nomor: Print-81/N.3.17/Fd.1/12/2020 tanggal 14 Desember 2020 atas nama Tersangka dr. Fransiscus Nangaroka Jo. Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Nomor: Print-22/N.3.17/Fd.1/03/2021 tanggal 30 Maret 2021 atas nama Tersangka dr. Fransiscus Nangaroka.

Baca juga: Empat Kali Ditiduri YR di Kebun, Gadis Dibawah Umur di Manggarai Timur Kini Hamil 2 Bulan

Bayu juga menjelaskan, terdakwa sejak Tahun 2017 melarikan diri sehingga Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Manggarai melimpahkan perkara ini ke Pengadilan Tipikor Kelas 1 A Kupang secara in absentia. 

"Selanjutnya untuk menjawab persepsi masyarakat bahwa Kejaksaan Negeri Manggarai tidak serius dalam menyelesaikan perkara ini. Kami kerahkan seluruh sumber daya yang ada, sehingga syukur alhamdulillah kami berhasil menangkap Terdakwa dr. Fransiscus Nanga Roka di Kota Surabaya pada hari kamis tanggal 5 Agustus 2021,"ungkap Bayu.

Bayu juga mengatakan, selanjutnya, Sabtu 7 Agustus 2021 Terdakwa dr Fransiscus Nangaroka berdasarkan Surat Perintah Membawa Terdakwa Nomor : 85/N.3.17/Ft.2/08/2021 tanggal 5 Agustus 2021, JPU membawa terdakwa tersebut ke Kota Kupang yang tiba sekitar pukul 12.30 Wita. Terdakwa akan dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur untuk dilakukan pemeriksaan Kesehatan di Klinik Pratama Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur.

Dikatakan Bayu, Terdakwa akan dilakuan Penahanan berdasarkan penetapan penahanan Pengadilan Tipikor kelas 1 A Kupang Nomor : 53/Pen.Pid.Sus-TPK/2021/PN Kpg tanggal 6 Agustus 2021 selama 30 hari kedepan terhitung sejak tanggal 6 Agustus 2021 di Rutan Kelas II B Kupang. 

Adapun dalam melaksanakan penahanan tersebut akan dibantu oleh pengawalan dari Denpom IX/1 Kupang beserta jajaran Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur. (*) 

Berita Manggarai Timur Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved