Breaking News:

Berita Pemprov NTT

Pemerintah Longgarkan Aturan Perjalanan di Wilayah NTT, Tak Perlu Tunjuk Kartu Vaksin

pelaku perjalanan yang keluar NTT selama masa perpanjangan PPKM wajib mengikuti ketentuan dan persyaratan yang berlaku

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/RYAN NONG
Kepala Dinas Perhubungan NTT, Isyak Nuka 

Pemerintah Longgarkan Aturan Perjalanan di Wilayah NTT, Tak Perlu Tunjuk Kartu Vaksin

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali melonggarkan aturan perjalan di dalam wilayah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Isyak Nuka mengatakan pemerintah telah menerapkan kebijakan yang lebih longgar untuk perjalanan dalam wilayah NTT.

Dalam Instruksi Mendagri Nomor 28 tahun 2021, disebutkan bagi pelaku perjalan harus menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama, termasuk untuk 3 wilayah yang menerapkan PPKM Level 4 yakni Kota Kupang, Kabupaten Sikka dan Kabupaten Sumba Timur.

Namun demikian, mempertimbangkan tingkat vaksinasi di wilayah NTT yang masih belum memadai, pemerintah tidak mewajibkan pelaku perjalan dalam wilayah menunjukkan kartu vaksin.

"Terkait persyaratan menunjukkan kartu vaksin tahap satu, ini menjadi kesulitan bagi para pelaku perjalanan terutama di daerah," ujar Isyak kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 4 Agustus 2021.

Baca juga: Limbah Medis Meningkat, Incinerator Pemprov NTT Masih Gunakan Genset

Isyak juga menjelaskan, meski Inmendagri 28/2021 mengatur tiga daerah yang menerapkan PPKM level IV di NTT untuk menerapkan syarat perjalanan dengan menunjukkan kartu vaksin, namun pemerintah provinsi mengambil kebijakan untuk membebaskan syarat tersebut.

Hal tersebut dilakukan karena ketiga daerah itu merupakan pintu masuk keluar utama ke wilayah NTT.

"Namun perlu diperhatikan, ketiga wilayah ini merupakan pintu masuk dan keluar Provinsi NTT. Demikian Kota Kupang adalah Kota hap untuk penerbangan maupun pelayanan dan penyeberangan, kalau Kota Kupang memberlakukan itu makan akan berdampak pada masyarakat lain," Kata dia.

Selain itu, Isyak juga menyebut, seluruh penerbangan di NTT homebase-nya di Kota Kupang.

Isyak juga mengatakan, pelaku perjalanan yang keluar NTT selama masa perpanjangan PPKM wajib mengikuti ketentuan dan persyaratan yang berlaku di daerah tujuan.

Baca juga: Pemprov NTT Tingkatkan Kesiapsiagaan Mengantisipasi Risiko Tumpahan Minyak di Laut

Menurut dia, syarat ini lebih mudah dibandingkan sebelumnya. "Kita mensyaratkan baik yang masuk dari luar atau yang keluar NTT wajib tes PCR yang digunakan selama 2x24 jam," kata Isyak..

Saat ini kata dia, tidak ada pembatasan penerbangan di dalam wilayah NTT. Pelaku perjalanan hanya disyaratkan menunjukkan hasil negatif rapid antigen dan mengisi formulir e-HAC.(*)

Berita Pemprov NTT

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved