Breaking News:

Armada Perang Inggris Beroperasi di Laut China Selatan China Tuduh Inggris Hidup di Zaman Kolonial

Media China, Global Time melaorkan , menurut United States Naval Institute (USNI) News pada hari Senin merilis kelompok serang kapal induk Ratu Elizab

Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
via Kompas.com
Grup Tempur Iggris yang dimpimpin HMS Queen Elizabeth beroperasi di Laut China Selatan 

POS KUPANG.COM -- Armada grup penyerang Inggris yang dimpimpin HMS Queen Elizabeth mulai beroperasi di perairan Asia termasuk Laut China Selatan

Pihak China geram dengan aksi Inggris itu hingga menyebutnya dengan negara di zaman kolonial

Media China, Global Time melaorkan , menurut United States Naval Institute (USNI) News pada hari Senin merilis kelompok serang kapal induk HMS Queen Elizabeth sedang menuju ke Laut Cina Selatan dengan beberapa kapal sudah ada di depan kapal induk HMS Queen Elizabeth

Kelompok serang kapal induk Inggris memulai operasi perdananya pada bulan Mei, dan akan mengunjungi 40 negara termasuk India , Jepang  , Korea Selatan dan Singapura dalam penyebaran yang mencakup 26.000 mil laut, menurut sebuah laporan dari Angkatan Laut Kerajaan, angkatan laut Inggris. memaksa.

Pemerintah Inggris melihat armada itu sebagai simbol kuat "Inggris Global".

Baca juga: Perang Hebat di Laut China Selatan BakalMengerikan,Tetangga Indonesia JadiPijakan AmerikaLawan China

Dengan menyerang ke berbagai arah, niat Inggris sudah jelas. Ia ingin memprovokasi China, terlibat dalam apa yang disebut kebebasan navigasi seperti yang dilakukan AS dan menunjukkan kehadiran militernya di kawasan Asia-Pasifik. Inggris masih hidup di zaman kolonialnya.

Pihak Royal Navy, yang muncul dari Age of Discovery, secara bertahap menurun.

Sekarang, Inggris bermaksud menggunakan angkatan lautnya untuk menghidupkan kembali impian lamanya tentang sebuah kerajaan, tetapi kekuatannya secara keseluruhan tidak dapat mendukung ambisi global semacam itu.

HMS Queen Elizabeth bersama grup tempur ke Laut China Selatan dan Indo Pasifik
HMS Queen Elizabeth bersama grup tempur ke Laut China Selatan dan Indo Pasifik (via Grid.Intisari)

“Saat ini, lima dari kapal perusak Tipe 45 Angkatan Laut Kerajaan tidak ditempatkan, hanya menyisakan satu kapal perang di kelas yang mampu beroperasi, yaitu HMS Defender ,” pakar dan komentator militer China Song Zhongping mengatakan kepada Global Times pada hari Senin. "Penurunannya jelas."

Sementara Inggris berusaha menunjukkan kekuatannya, masalahnya sendiri sangat akut.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved