Breaking News:

Empat Kali Ditiduri YR di Kebun, Gadis Dibawah Umur di Manggarai Timur Kini Hamil 2 Bulan

YR  alias YAN (45) warga Kembo, Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) ini tega meniduri MYM alias M (14)

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
YR pelaku yang menyetubi korban MYM gadis dibawa umur saat ditahan di Mapolsek Sambi Rampas. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - YR  alias YAN (45) warga Kembo, Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) ini tega meniduri MYM alias M (14) warga di Kecamatan Elar sebanyak 4 kali hingga MYM  hamil 2 bulan.

Kapolres Manggarai Timur, AKBP Nugroho Arie Siswanto, SH, dalam laporan yang diberikan Humas Polres Manggarai Timur, kepada POS-KUPANG.COM, Senin 2 Agustus 2021, menjelaskan, terlapor berinisial YR alias YAN meniduri korban MYM alias M sebanyak 4 kali di kebun milik warga termasuk 1 kali di kebun milik terlapor sendiri yang beralamat di Kembo, Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur pada bulan Mei 2021. Akibatnya kini korban telah hamil 2 bulan.

Kapolres Nugroho mengatakan, atas perbuatan terlapor terhadap anak kandungnya itu, orang tua korban tidak terima dan ayah kandung korban sebagai pelapor, melaporkan ke Polsek Sambi Rampas untuk diproses secara hukum, Jumat 30 Juli 2021 pukul 08.15 Wita dengan LP nomor : LP / 08 / VII/2021/NTT/RES MATIM/SEK.S.RAMPAS.

Kapolres Nugroho menjelaskan kronologi kejadian persetubuhan anak dibawah umur ini. Bahwa pada bulan Mei 2021, terlapor YR alias YAN melakukan persetubuhan terhadap korban sebanyak 4 kali yaitu yang pertama di kebun milik seorang warga berinisial DA pada saat korban pulang dari sekolah.

Baca juga: 169 Desa di Manggarai dan 157 Desa di Manggarai Timur Sudah Berlistrik PLN

Kemudian pelaku YAN kembali melakukan aksi bejatnya terhadap korban yang kedua masih di tempat yang sama. Pada saat itu korban pergi ke rumah mama tua dari korban.

Ketiga yaitu di kebun milik terlapor YAN sendiri, pada saat korban pergi mengambil kayu di kebun. Dan yang keempat yaitu di kebun milik warga berinsial DB, pada saat korban pergi mengambil daun ubi. 

Dikatakan Kapolres Nugroho, semua kejadian tersebut dilakukan YAN dengan cara memberikan sejumlah uang kepada korban dan mengatakan 'kau jangan kasi tau di orang tua, kalau kasi tau saya bunuh kau'. Sehingga korban takut dan tidak bisa melakukan apa-apa dan hanya pasrah saja saat terlapor melakukan aksi bejatnya itu. 

Akibat perbuatan terlapor, kata Kapolres Nugroho, korban sekarang dalam keadaan hamil 2 bulan. Dan atas kejadian tersebut korban bersama orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sambi Rampas, untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Baca juga: Tujuh Bulan Nakes di Manggarai Timur Belum Diberikan Insentif, Begini Penjelasan Sekda Boni!

Kapolres Nugroho juga menjelaskan, terhadap kasus ini, pihak kepolisian dari penyidik Unit Reskrim Polsek Sambi Rampas sudah memeriksa saksi kedua ortu korban dan selanjutnya akan memeriksa saksi-saksi lain termasuk mengambil keterangan dari Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Timur karena anak dibawah umur. Selain itu, pelaku YAN saat ini juga sudah ditahan di Mapolsek Sambi Rampas. (*)

Berita Manggarai Timur Lainnya

 
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved