Breaking News:

Ini Dia Pesawat Kiamat Buatan Rusia, Zveno-3C Sanggup Menahan Rudal dan Bom Nuklir

Rusia terus berkompetisi denga Amerika Serikat bukan saja dalam perlombaan persenjataan, tetapi juga dalam dunia penerbangan dan antariksa

Editor: Alfred Dama
via Kontan.Co.ID
Pesawat kiamat buatan Rusia yang sanggup menahan bom nuklir 

POS KUPANG.COM -- Rusia terus berkompetisi denga Amerika Serikat bukan saja dalam perlombaan persenjataan, tetapi juga dalam dunia penerbangan dan antariksa

Kini, dalam menghadapi ancaman perang besar di masa mendatang, pemerintah Rusia kini sedang menyiapkan unit pesawat kiamat baru yang akan digunakan untuk memberikan perlindungan kepada para petinggi negara.

Dilansir dari Sputnik News, saat ini Rusia telah memulai pembuatan pesawat komando dan kontrol jenis baru yang akan digunakan jika terjadi perang nuklir.

"Angkatan Udara Rusia akan menerima dua pos komando udara dengan model dasar Il-96-400M. Satu sedang dibangun," kata sumber anonim kepada Sputnik News.

Baca juga: China Ancam Bom Jepang dengan Senjata Nuklir, Bejiing Tak Tahan Sikap Tokyo yang Sok-sokan

Seri ketiga dari pesawat jenis ini kemungkinan akan segera dipesan di masa mendatang.

Model pesawat anti bencana baru ini disebut Zveno-3C , dan diproyeksikan untuk menggantikan seri sebelumnya yang bernama Ilyushin Il-80 alias pesawat "Kiamat".

Pesawat-pesawat perlindungan ini mulai dikembangkan pada akhir 1980-an dengan menggunakan model Ilyushin Il-86 sebagai dasarnya. Pesawat perlindungan ini diperkenalkan ke publik untuk pertama kalinya pada 1992.

Baca juga: Amerika Marah Besar, Nilai Iran Keterlaluan Sebut Pertukaran Tahanan dan Nuklir Segera Disepakati

Mengutip Sputnik News, saat ini tiga dari empat Il-80 yang dibangun tetap beroperasi, dan mereka berbasis di Pangkalan Udara Chkalovsky di luar Moskow

Mampu menahan serangan rudal dan bom nuklir
Model baru yang berbasis Ilyushin Il-96-400M, pada dasarnya adalah pesawat berbadan lebar dengan empat mesin yang dibangun oleh Voronezh Aircraft Production Association, anak perusahaan United Aircraft Corporation.

Il-96-400M diproyeksikan menjadi calon pesawat jet jarak jauh yang akan dijual secara komersial untuk membantu negara memulihkan sektor manufaktur pesawat dan secara bertahap mengurangi pangsa pasar Boeing dan Airbus.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved