Breaking News:

Berita TTU

PMKRI Cabang Kefamenanu Kecam Aksi Kekerasan Oknum Aparat terhadap Seorang Difabel di Papua

Ia juga mendesak agar aparat penegak hukum sesegera mungkin memroses dua oknum Polisi Militer Angkatan Udara tersebut.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Kefamenanu, Kristoforus Bota 

PMKRI Cabang Kefamenanu Kecam Aksi Kekerasan Oknum Aparat terhadap Seorang Difabel di Papua

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU- Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kefamenanu,  mengecam keras aksi oknum aparat terhadap seorang difabel di Papua

Pasalnya, aksi oknum aparat tersebut tidak dapat dibenarkan dalam aspek apapun dan sangat memalukan.

Hal ini disampaikan Ketua Ketua Mandataris Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kefamenanu, Kristoforus Bota melalui rilis yang dikirim melalui pesan Whatsapp kepada POS-KUPANG.COM, Rabu, 28 Juli 2021.

"Tindakan penganiayaan Oleh oknum aparat terhadap masyarakat papua kembali dipertontonkan di jagat Maya," ucapnya dalam rilis tersebut.

Baca juga: Bupati TTU Launching Penyaluran Beras Bantuan PPKM kepada Masyarakat

Dikatakan Kristoforus, tindakan kekerasan dilakukan oleh Dua orang oknum aparat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (POM AU) terhadap seorang Warga difabel (Tuna Wicara) di papua  yang dipertontonkan melalui sebuah video Pendek yang berdurasi 1 menit 20 Detik, sangat tidak manusiawi.

Oleh karena itu,  tindakan tidak berperikemanusiaan yang dilakukan oleh aparat berseragam terhadap masyarakat tersebut harus diproses sesuai aturan yang berlaku.

PMKRI Cabang Kefamenanu menilai, jika terjadi pembiaran maka berpotensi menimbulkan perlakukan serupa terhadap masyarakat oleh oknum aparat.

Ia juga mendesak agar aparat penegak hukum sesegera mungkin memroses dua oknum Polisi Militer Angkatan Udara tersebut.

Baca juga: Satu unit Bangunan Rumah di TTU Ludes Dilalap Si Jago Merah

"Untuk itu, mewakili seluruh civitas PMKRI Cabang Kefamenanu mengecam dengan keras dan mendesak pihak penegak hukum agar segera dapat menindak dan mengusut tuntas kasus ini. Sebab kita  menilai Bahwa tindakan kekerasan secara fisik oleh Kedua anggota TNI  ini sangat memalukan dan tidak manusiawi," tutup Kristoforus. (*)

Berita TTU terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved