Breaking News:

Hari Ini, Tambahan Penghasilan Pegawai Flotim Dicairkan, Ini Rincian Besarannya

Janji Bupati Flores Timur (Flotim), Antonius Gege Hadjon untuk membayar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) akhirnya terlaksana

Editor: Kanis Jehola

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA- Janji Bupati Flores Timur (Flotim), Antonius Gege Hadjon untuk membayar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) akhirnya terlaksana. Kamis 29 Juli 2021, bendahara setiap SKPD melakukan pembayaran secara simbolis ke beberapa ASN di aula Setda Flores Timur. 

"Sudah dibayar mulai hari ini secara simbolis selama enam bulan, terhitung sejak Januari hingga Juni 2021," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Flores Timur, Abdul Razak kepada wartawan, Sabtu 29 Juli 2021.

Menurut dia, kebijakan adanya TPP itu diberlakukan sebagai tindak lanjut kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Bupati bersama tim anggaran merencanakan dan menetapkan adanya TPP melalui Perbup Nomor 26 Tahun 2021. 

"Selama ini memang sudah ada tunjangan lain yang diberikan pemerintah kepada ASN, tapi menurut BPK, harus disesuaikan dengan peraturan terkini. Seperti beban kerja ataupun kesra sudah tidak ada lagi. Semuanya dialihkan masuk ke TPP," katanya.

Baca juga: Bupati Flores Timur Pantau Langsung Vaksinasi 1.200 Warga di Kejaksaan Larantuka

Dalam Perbup ini, kata dia diberlakukan sesuai kriteria beban kerja, prestasi kerja, tempat tugas, kondisi kerja, kelangkaan profesi dan pertimbangan objektif lainnya. Dengan adanya Perbup, Pemda memberikan jaminan dan kepastian hukum.

"Kita anggarkan Rp 32 miliar untuk TPP. Jika kelak ada diaudit dari BPK, kita ada landasan hukumnya," katanya. 

Ia menjelaskan, pemberlakuan besaran TPP akan disesuaikan kelas jabatan demi memenuhi rasa adil sesuai.

"Sekda atau asisten, presentasinya 60 persen. Yang lainnya mencapai 26 persen. Pegawai terendah mencapai Rp 300 ribu. Kita menyesuaikan dengan keuangan daerah. Apalagi beban utang rezim sebelumnya, masih ditanggung rezim sekarang. Ditambah adanya refocusing dan realokasi," paparnya.

Baca juga: Sidak ke Apotik, Wakil Bupati Flores Timur Minta Pemilik Turunkan Biaya Rapid Antigen

Ia menambahkan, proses pembayaran TPP dilakukan secara tunai melalui OPD masing-masing, melalui data pendukungnya seperti, absensi dan kinerja. 

"Setiap OPD akan mengajukan ke bendahara daerah, lalu penerbitan SP2D-nya di Bank NTT. Bank NTT kemudian cairkan uang ke bendahara, lalu bendahara cairkan uang ke pihak yang berhak," tutupnya. (*)

Berita Flores Timur Lainnya

 
 

Sumber: Pos Kupang
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved