Breaking News:

Petani Siaga, Belalang Kembara Mulai Serang Tanaman Padi Sawah di Waikelo Sawah, SBD

Para petani Waikelo Sawah di Desa Tema Tanah, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya siap hadapi serangan belalang kembara

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Para petani menghalau serangan belalang yang mulai menyerang tanaman padi di Waikelo Sawah dengan peralaran seadanya. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Para petani Waikelo Sawah di Desa Tema Tanah, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya mulai hari ini, Rabu 28 Juli 2021 pagi, siaga di lokasi areal persawahan masing-masing untuk mengusir belalang kembara yang mulai menyerang tanaman padi milik petani itu.

Berbekal peralatan seadanya seperti membunyikan seng, menggunakan kayu panjang dengan dibagian ujung kayu diikat kain atau plastik menghalau ribuan belalang kembara yang datang hendak menyerang tanaman padi yang baru tumbuh besar.

Menurut Ina Yanti dan Om Yoseph, dua warga yang ditemui POS-KUPANG.COM di areal persawahan Waikeloh Sawah, Sumba Barat Daya, Rabu 28 Juli 2021, ribuan belalang kembara itu pertama kali menyerang Sumba Barat Daya adalah di Kampung Wanno Mada, Desa tema Tana dan Kampung Kere Mareda, Desa Dede Pada, Kecamatan Wewewa Timur, SBD, Selasa 27 Juli 2021 pukul 16.00 wita.

Selanjutnya pag ini, Rabu 28 Juli 2021, belalang kembara mulai menyerang tanaman padi milik petani di lokasi persawahan Waikeloh Sawah yang letaknya tidak jauh dari lokasi serangan pertama hama belalang. Serangan pertama itu, belalang kembara menyerang pohon bambu, daun kelapa dan beberapa jenis pohon lainnya. Dan hari ini, Rabu 28 Juli 2021, belalang mulai menyerang tanaman padi sawah di areal persawahan Waikeloh Sawah, SBD.

Baca juga: Belalang Kembara Serang Desa Tema Tanah Dan Desa Dede  Pada Sumba Barat Daya

Keduanya mengaku, tanaman padi ini baru mulai tumbuh besar dan terancam gagal panen dengan adanya serangan hama belalang ini. Sekitar ratusan hektar sawah yang membentang luas diareal persawahan Waikeloh Sawah ini.

Keduanya mengaku, pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian SBD dan para pihak terkait mulai melakukan penyemprotan sejak semalam dan hari ini, penyemprotan berlangsung di lokasi tanaman padi sawah di wilayah irigasi waikeloh sawah ini. Harapan dengan penyemprotan obat pembasmi hama belalang maka tanaman padi dapat terselamatkan. Dengan demikian para petani bisa memetik hasilnya.

Seperti disaksikan POS-KUPANG.COM di lokasi kejadian di Waikeloh Sawah, SBD, belalang kembara mulai menyerang tanaman padi sawah yang baru tumbuh besar di lokasi persawahan Waikeloh Sawah.

Para petani bermodalkan seng, kayu panjang dimana dibagian ujung kayu diikat kain atau plastik panjang untuk menghalau belalang kembara yang datang hendak menyerang tanaman padi itu.

Baca juga: Balitbangda Sumba Timur Sarankan Pengendalian Belalang Kembara Gunakan Pestisida Nabati

Para petani membunyikan seng dan membawa kayu panjang dengan bagian ujung diikat kain atau plastik panjang menghalau belalang kembara yang datang dalam jumlah sangat besar. Para petani tidak bisa berdiri satu titik saja tetapi selalu bergerak ke semua arah untuk menghalau belalang yang datang. Terlihat hampir semua petani Waikelih sawah siaga dilokasi kejadian guna mencegah serangan lebih luas. (*)

Berita Sumba Barat Daya Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved