Breaking News:

Berita Manggarai Timur

Tim Gabungan Satgas Covid-19 Matim Tertibkan Sejumlah Hajatan Pesta 

namun karena kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Matim selama ini, terjadi peningkatan yang signifikan

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Pembongkaran tenda pesta oleh Tim Satgas Covid-19 di Manggarai Timur 

Tim Gabungan Satgas Covid-19 Matim Tertibkan Sejumlah Hajatan Pesta 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG--Kasus Penyebaran Covid-19 semakin meningkat, Tim Gabungan dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Manggarai Timur (Matim) menertibkan sejumlah hajatan pesta di sejumlah wilayah Kecamatan Borong dan Lamba Leda Selatan, Jumat 23 Juli 2021 kemarin.

Adapun acara pesta yang ditertibkan Tim Gabungan Satgas Covid-19 itu yakni pesta sekolah di kampung Toka, Desa Nanga Labang dan juga pesta nikah di Kampung Baru, kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong.

Penertiban dilakukan secara humanis dimana sesuai arahan Bupati Matim, Agas Andreas, penertiban itu lebih mengedepankan preventif. Sebelum dilakukan penertiban Tim Gabungan juga melakukan komunikasi dengan pemilik pesta.

Dalam kesempatan itu juga petugas  memberikan pengarahan dan pemahaman kepada pemilik hajatan dan masyarakat. Tidak ada protes dari pelaksana acara, bahakan tuan pesta menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih ke Satgas Covid-19 Matim.

Baca juga: Hari Lahir Ke-23, PKB Manggarai Timur Diskusi Bersama Tenaga Pendamping Desa

Usai melakukan penertiban di dua tempat pesta di dalam Kota Borong, tim Gabungan Satgas dibawa pimpinan Kasat Pol PP Matim, Yohanes Syukur dan Kepala BPBD Matim Petrus Subin, bergerak menuju Desa Baek Waek, Desa Bangka Kuleng, dan desa Satar Tesem di Kecamatan Lamba Leda Selatan. 

Tim Satgas Covid-19, menemui warga yang hendak menggelar hajatan pesta kumpul uang sekolah untuk meminta acara pesta itu ditunda sementara untuk mencegah penularan Covid-19.

Kasat Pol PP Matim, Yohanes Syukur, kepada Wartawan, Jumat 23 Juli 2021, mengatakan, pihaknya menghentikan acara pesta sebagai tindak lanjut dari Instruksi Bupati Manggarai Timur sebab kasus Covid-19 semakin meningkat. 

Dalam penertiban itu juga, kata Yohanes, dilakukan secara humanis. Tenda diibongkar, setelah dilakukan komunikasi dengan tuan acara, sehingga tidak ada bongkar paksa.

Baca juga: Covid-19 Varian Delta Sudah Masuk Manggarai Timur, Belum Diketahui Berapa Sampel yang Positif

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved