Rampas Motor Wanita, Polisi Ini Babak Belur Dihajar Massa, Sempat Minta Tolong Tapi Tidak Digubris

Keterlaluan. Oknum polisi ini membegal seorang perempuan dengan merampas sepeda motor yang sedang dikendarai wanita tersebut Ini terjadi di Kota Medan

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
ilustrasi barang bukti polisi merampok sepeda motor yang dikendarai seorang wanita. Dalam peristiwa itu, polisi itu dianiaya hingga babak belur. Peristiwa ini terjadi di Dusun Lestari, Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Kamis 22 Juli 2021 sekitar pukul 18.00 WIB. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA – Keterlaluan. Oknum polisi ini membegal seorang perempuan dengan merampas sepeda motor yang sedang dikendarai wanita tersebut.

Peristiwa pembegalan seorang oknum polisi terhadap wanita ini terjadi di Medan, Sumatera Utara.

Oknum tersebut berinisial Pripka JA, teridentifikasi bertugas di Polres Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Gara-gara tindakannya tersebut, Bripka JA langsun menjadi sasaran amuk massa.

Baca juga: TERUNGKAP Gadis 15 Tahun Dibekap Pakai Boneka Saat Disetubusi Pelaku Perampokan di Bekasi

Bripka JA langsung diamuk massa hingga babak belur. Oknum polisi ini malah sempat minta tolong namun itu tidak digubris

Peristiwa penganiayaan oknum begal yang ternyata anggota kepolisian itu terjadi sesaat ia merampas motor dari wanita berisial L, 32 tahun.

Kejadian itu di Dusun Lestari, Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Kamis 22 Juli 2021 sekitar pukul 18.00 WIB.

Atas peristiwa tersebut, Kanit Reskrim Polsek Beringin, Iptu Randy Anugrah membenarkan adanya dua kejadian tersebut.

Dua kejadian itu, yakni oknum polisi merampok sepeda motor yang dikendarai seorang perempuan.

Baca juga: Polres Kupang Bongkar Sindikat Perampokan dengan Kekerasan

Kejadian berikutnya, yakni polisi berinisial Bripka JA itu dianiaya sampai babak belur. Polisi itu merampok bersama tujuh temannya.

"Pelaku perampokan itu sebenarnya ada delapan orang. Sedangkan tujuh orang lainnya melarikan diri," kata Randy, Jumat 23 Juli 2021 seperti dilansir Tribun-Medan.com.

Randy memastikan, bahwa aksi Bripka JA dan ketujuh temannya murni perampokan dengan modus leasing.

"Ini bukan debt collector, tapi memang murni begal karena sepeda motor korban itu dibeli cash bukan kredit," tambahnya.

Baca juga: Mama Muda SELAIN Korban Perampokan, JUGA di Rudapaksa, Minta Layani SESUAI Kemauan

Begini Kronologi Kejadian

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved