Breaking News:

Berita Kota Kupang

Dosen dan Mahasiswa Agroteknologi Faperta Undana PKM di Fatuulan Timor Tengah Selatan

PKM bertujuan meningkatkan kemampuan petani untuk membudidayakan tanaman yang sehat sehingga menghasilkan produksi tinggi dan berkualitas.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Sipri Seko
Dokumentasi Dosen Agroteknologi Faperta Undana
Tim dosen Faperta Undana melakukan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Fatuulan, Kecamatan Kie, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Senin 12 Juli 2021. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Tim dosen Fakultas Pertanian (Faperta) Undana melakukan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Fatuulan, Kecamatan Kie, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).Kegiatan PKM dengan tema budidaya tanaman sehat dan pengelolaan hama terpadu ramah lingkungan pada tanaman hortikultura.

Ketua Pelaksana PKM, Ir. Agnes V. Simamora, MCP, Ph.D mengatakan, PKM itu digelar di Kantor Desa Fatuulan, Senin 12 Juli 2021 lalu yang dihadiri oleh perwakilan 13 kelompok tani yang ada. Menurut Agnes, kegiatan PKM bertujuan meningkatkan kemampuan petani untuk membudidayakan tanaman yang sehat sehingga menghasilkan produksi tinggi dan berkualitas.

"Pola tanam yang dilakukan oleh petani di Desa Fatuulan cukup baik, tidak menggunakan pupuk kimia dan pestisida sintetik. Namun, selama penanaman, masih terdapat hama dan penyakit yang menjadi salah satu kendala untuk mendapatkan produktivtas tanaman yang maksimal," kata Agnes.

Oleh karena itu, lanjutnya, perlu adanya pengenalan dan monitoring terhadap hama dan penyakit yang ada pada setiap jenis tanaman. "Tanah yang ditanami terus -menerus juga perlu diberi pupuk organik sehingga tetap terjaga kesuburannya," katanya.

Baca juga: Inilah Badan Pengurus Ikadana Faperta Sumba Timur yang Dilantik

Dijelaskannya, pada kegiatan tersebut disampaikan beberapa topik yang langsung didiskusikan dengan semua peserta, yakni pengenalan hama dan penyakit pada tanaman kentang, kacang merah dan bawang merah. Materi itu dipaparkan oleh Petronella S. Nenotek, SP, M.Si.

Sementara materi manfaat, cara membuat dan mengaplikasi pupuk hayati (tricokompos) dan pupuk cair; disajikan oleh Dr. Ir. Mayavira V. Hahuly, MCP dan materi manfaat dan cara membuat pestisida nabati yang disampaikan oleh Agustina Etin Nahas, SP, M.Si.

Agnes yang juga sebagai Ketua Program Studi Agroteknologi mengatakan bahwa saat ini Laboratorium Penyakit Tumbuhan Faperta Undana memproduksi Tricoderama lokal yang sangat bermanfaat sebagai pupuk maupun jamur antagonis, sehingga petani/masyarakat yang membutuhkan bisa memesan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan Faperta Undana.

Kaur Pembangunan Desa Fatuulan, Selsius Tualaka, mengatakan, Desa Fatuulan yang juga dikenal dengan "Negeri di Atas Awan" menjadi salah satu objek wisata di Kabupaten TTS yang banyak dikunjungi oleh wisatawan sebelum adanya pandemi covid-19.

Menurut Tualaka, selain sebagai objek wisata, desa ini juga memiliki beberapa komoditi unggulan seperti bawang merah, wortel, kacang merah, dan kentang yang ditanam dua kali dalam setahun hanya dengan memanfaatkan air hujan atau embun saja.

Baca juga: Tim Dosen Faperta Undana Kupang Gelar PKM di Desa Tubuhue, Kabupaten TTS 

Kepala Desa Fatuulan, Nikodemus Natonis dan Ketua BPD, Musa Natonis mengatakan, kegiatan ini merupakan suatu teknologi kearifan lokal yang baru pertama kali diperkenalkan ke masyarakat Fatuulan.Padahal lanjutnya, semua bahan sudah tersedia di desa ini. "Kami sangat berharap kegiatan ini terus berlanjut karena banyak manfaat yang kami peroleh pada hari ini," ujar Nikodemus Natonis.

Pada saat itu, demplot pembuatan dan pengaplikasian pupuk tricokompos dipandu oleh teknisi Faperta Undana, Robinson Seo, S.P, juga dibantu oleh beberapa mahasiswa Agroteknologi dan masyarakat.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Babinsa Kecamatan Kie, Yeri Nabu. Alumni Agroteknologi Faperta Undana yang juga terlibat dalam kegiatan ini adalah Mario J.R Kune, S.P dan Stevie N. Tualaka, S.P. Pada akhir kegiatan tersebut, tim pelaksana juga membagi-bagikan starter jamur Trichoderma kepada 13 ketua/perwakilan kelompok tani yang hadir. *

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved