Breaking News:

Berita Belu

BRI Peduli Pendidikan di Daerah Perbatasan RI-RDTL, Ini Tujuannya

-Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengambil peran dalam mendukung kemajuan dan kualitas pendidikan di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Tanggung jawab sos

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
FOTO BERSAMA---Siswa-siswa SDN Fatuk Metan, Kecamatan Kakuluk Mesak foto bersama Bupati Belu, Pimpinan Cabang BRI Atambua dan Kadis Pendidikan usai peresmian gedung sekolah, Jumat 23 Juli 2021. 

BRI Peduli Pendidikan di Daerah Perbatasan RI-RDTL

Laporan Reporter POS Kupang. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM| ATAMBUA---Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengambil peran dalam mendukung kemajuan dan kualitas pendidikan di perbatasan Indonesia-Timor Leste. 

Tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari BRI dikemas dalam berbagai program yang mendukung sektor pendidikan. 

Seperti program "Ini..Sekolahku", BRI Cabang Atambua merenovasi gedung Sekolah Dasar Negeri Fatuk Metan, Kecamatan Kakuluk Mesak dengan dana sebesar 750 juta. Peresmian gedung sekolah itu dilaksanakan Jumat 23 Juli 2021, bertepatan dengan Hari Anak Nasional. Peresmian dilakukan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD didampingi Pemimpin Cabang BRI Atambua, Wayan Agus Parta S dan disaksikan para tamu undangan. 

Sebelumnya, lewat program "BRI Melihat Dunia" BRI memberikan bantuan 100 kaca mata kepada pelajar di tingkat SD, SMP dan SMA seluruh Indonesia termasuk di Kabupaten Belu dan Malaka. 

Kemudian, BRI membantu merenovasi gedung Sanika  Satyawada Polres Belu dengan nilai Rp 250 juta. Kapolres Belu, selaku penerima manfaat mengatakan, gedung tersebut dimanfaatkan sebagai tempat posyandu anak-anak. Hal ini juga sebagai bentuk dukungan Polres dalam upaya membangun generasi Belu yang sehat dan unggul. 

Pemimpin Cabang BRI Atambua, Wayan Agus Parta S mengatakan, renovasi gedung sekolah dan pemberian kaca mata kepada siswa merupakan wujud kepedulian BRI dalam mendukung kemajuan pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Belu. 

Dengan gedung yang bagus bisa memberikan rasa aman dan nyaman dalam aktivitas KBM serta 
meningkatkan motivasi belajar siswa. Begitupun dengan bantuan kaca mata dapat berguna dan bermanfaat bagi siswa dalam mendukung kegiatan belajarnya, baik di sekolah maupun di rumah. Selain itu, meringankan beban orang tua siswa dalam memenuhi kebutuhan anaknya. 

Kepala SDN Fatuk Metan, Kornelia Kalogo menyampaikan, SDN Fatuk Metan berdiri 1 Oktober 1979 dan tahun ini genap berusia 42 tahun dengan jumlah siswa 504 orang yang terbagi dalam 18 rombel. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved