Breaking News:

Berita Manggarai

Perangi Covid-19 di Manggarai, Bupati Hery Larang Pesta Mulai Tanggal 21 Juli-1 Agustus 2021

boleh berjalan, namun maksimal 30 persen dan tetap mengikuti Protokol Kesehatan secara ketat guna mencegah penularan Covid-19.

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Bupati Manggarai, Herybertus G L Nabit, SE.,MA. 

Perangi Wabah Covid-19 Dengan Serius Bupati Hery Larang Pesta Mulai Tanggal 21 Juli-1 Agustus 2021

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, RUTENG--Dalam rangka memerangi wabah virus Corona di Kabupaten Manggarai yang mana kasus aktif terus meningkat, Bupati Manggarai Herybertus G L Nabit, SE.,MA mengeluarkan Instruksi dengan nomor HK/23/2021 Tentang Penegasan Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Manggarai.  Adapun 17 poin penting dalam instruksi tersebut.

Dari 17 poin penting didalam Instruksi Bupati Manggarai itu diantaranya tidak melaksanakan segala jenis acara yang melibatkan banyak orang sehingga berpotensi menyebarkan Covid-19.

Seluruh kegiatan belajar mengajar dan perkuliahan dilakukan dari rumah atau dilaksanakan dengan daring atau online.

Selain itu seluruh kegiatan ibadah dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat dengan ketentuan peserta maksimal 30 persen dari kapasitas yang tersedia.

Baca juga: Lindungi Masyarakat Dari Penularan Covid,Operasi KRYD Polres Manggarai Imbau Masyarakat Taat Prokes

Melaksanakan Protokol Kesehatan dengan ketat seperti memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan dengan sabun atau handzanitizer.

Bupati Hery kepada POS-KUPANG.COM, Kamis 22 Juli 2021 mengatakan, kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Manggarai terus meningkat, selain karena pelaku perjalanan, namun disisi lain perlu juga dilihat kontak erat terhadap pasien Covid-19 semakin banyak.

Hal ini dikarenakan terjadi kerumunan-kerumunan dengan berbagai acara.

arena itu, Kata Bupati Hery, maka Pemkab Manggarai melalui Bupati Manggarai memutuskan dengan mengeluarkan Instruksi dimana mulai tanggal 21Juli sampai 1 Agustus 2021 melarang semua acara-acara yang menimbulkan kerumunan seperti pesta nikah, pesta sekolah, dan lain sebagainya termasuk kegiatan belajar mengajar juga dilakukan belajar dari rumah (BDR).

Baca juga: 61 Mahasiswa Unika St Paulus Ruteng Positif Covid-19, Satgas : Kasus Harian Tertinggi 

Sedangkan berkaitan ibadah, kata Bupati Hery, boleh berjalan, namun maksimal 30 persen dan tetap mengikuti Protokol Kesehatan secara ketat guna mencegah penularan Covid-19.

"Berkaitan dengan ibadah silahkan jalan, kami tidak melarang adanya ibadah pernikahan, ibadah tahbisan, ibadah kematian dan ibadah lain sebagainya karena ini kita tidak bisa hindari lagi termasuk repsesi sederhana, tapi harus dengan menjalankan Protokol Kesehatan yang benar. Yang kita larang adalah pestanya karena yang ini lebih banyak menimbulkan kerumunan-kerumunan termasuk acara kematian seperti kelas atau kenduri itu kita tidak ijinkan mulai dari tanggal 21 Juli-1 Agustus 2021,"kata Bupati Hery.

Dikatakan Bupati Hery, selama kurun waktu itu, pihaknya akan melihat perkembangan kasusnya, jika perkembangan kasus Covid-19 belum menurun, maka pihaknya juga belum bisa mengeluarkan ijin untuk acara-acara setelah tanggal 1 Agustus 2021 keatas.

"Yang paling penting ini tidak membuat kita semua panik, tapi ini bagian dari kita Waspada karena kita memerangi wabah ini dengan serius,"ungkap Bupati Hery. (*)

Berita Manggarai Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved