Breaking News:

Pasien Covid Isolasi Mandiri Cari Tahu Cara Mengukur Saturasi Oksigen dan Saturasi Tahap Normal

Pengukuran saturasi oksigen sangat penting bagi pasien dengan kondisi kesehatan yang dapat menurunkan kadar oksigen dalam darah.

Editor: Hermina Pello
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Pasien Covid Isolasi Mandiri Cari Tahu Cara Mengukur Saturasi Oksigen dan Saturasi Tahap Normal 

POS-KUPANG.COM - Saturasi oksigen normal adalah hal penting yang harus diketahui, terutama saat pandemi Covid-19. Sebab, penurunan saturasi oksigen banyak dialami oleh pasien Covid-19.

Lantas, apa itu saturasi oksigen dan berapa saturasi oksigen normal?

Saturasi oksigen adalah parameter penting untuk menentukan kadar oksigen di dalam darah.

Dikutip dari News Medical Life Sciences, saturasi oksigen mengukur persentase oksihemoglobin (hemoglobin yang terikat oksigen) dalam darah, dan direpresentasikan sebagai saturasi oksigen arteri (SaO2) dan saturasi oksigen vena (SvO2).

Baca juga: 922 Pasien Covid-19 di Sumba Timur Isolasi Mandiri

Saturasi oksigen normal SaO2 untuk orang dewasa adalah 95 – 100%. Nilai yang lebih rendah dari 90% dianggap saturasi oksigen rendah, yang membutuhkan pasokan oksigen eksternal.

Cara mengukur saturasi oksigen
Pengukuran saturasi oksigen sangat penting bagi pasien dengan kondisi kesehatan yang dapat menurunkan kadar oksigen dalam darah.

Kondisi tersebut antara lain penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), asma, pneumonia, kanker paru-paru, anemia, gagal jantung, serangan jantung, dan gangguan kardiopulmoner lainnya.

Ada dua cara untuk mengukur saturasi oksigen yakni dengan oximeter dan analisis gas darah. Metode yang paling umum untuk mengukur saturasi oksigen adalah oximeter. Oximeter adalah metode yang mudah dan tanpa rasa sakit.

Baca juga: Lagi Isolasi Mandiri Karena Covid-19? Cara Mendapatkan Obat dan Vitamin Gratis dari Pemerintah

Alat pengukur saturasi oksigen ini berbentuk klip yang ditempatkan di ujung jari tangan atau daun telinga. Kemudian, saturasi oksigen diukur menggunakan sinar inframerah yang diserap oleh darah.

Sementara, analisis gas darah adalah cara lain untuk mengukur saturasi oksigen dengan mengukur tingkat oksigen dan karbon dioksida dalam darah. Hasil analisis gas darah lebih akurat dibandingkan oximeter karena dilakukan di rumah sakit dan dikerjakan oleh tenaga medis profesional.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved