Breaking News:

Berita Kota Kupang

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Kupang, Polisi:Dua Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Kupang, Polisi: Dua Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Penulis: Ray Rebon | Editor: Gordy Donofan
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Kapolda NTT, Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, S.H M.Hum 

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Kupang, Polisi: Dua Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Laporan Reporter POS-KIPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Keluarga yang mengambil paksa jenasah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Rumah Sakit Siloam Kota Kupang pada hari Sabtu 17 Juli 2021 lalu menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat.

Hal ini dibenarkan oleh Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Rishian Krisna B., S.H., S.I.K., M.H.

"Permintaan maaf dilakukan oleh perwakilan keluarga atas nama Abdullah Ulomando setelah dilakukan swab antigen pada siang tadi," jelas Kombes Pol. Rishian Krisna, Kamis 22 Juli 2021.

Ia menjelaskan pada hari Sabtu 17 Juli 2021 lalu, GMN jenazah Covid-19 diambil secara paksa oleh pihak keluarga saat akan dilakukan pemakaman dengan protokol Covid-19.

Baca juga: Pasien Covid Isolasi Mandiri Cari Tahu Cara Mengukur Saturasi Oksigen dan Saturasi Tahap Normal

Menurut Kombes Pol. Krisna, pihak keluarga tidak menerima apabila almarhumah dinyatakan positif Covid-19 dan berkeinginan untuk dibawa pulang ke rumah, meskipun selanjutnya dengan adanya negosisasi antara anggota Polres Kupang Kota dengan keluarga jenasah, akhirnya sepakat untuk dilakukan pemakaman dengan protokol Covid-19 di TPU Islam Batukadera Kota Kupang. 

Tindak lanjut dari kejadian tersebut, pada hari Kamis 22 Juli 2021, pihak Polres Kupang Kota melalui Polsek Kelapa Lima bersama dengan Dinkes Kota Kupang memfasilitasi pelaksanaan SWAB antigen di Pustu Airmata terhadap sejumlah keluarga almarhumah yang terlibat pada perebutan dan pengambilan jenazah sebanyak 11 orang.

"Dari pelaksanaan SWAB antigen diperoleh hasil bahwa, dua orang dinyatakan positif Covid-19 yaitu, suami dan anak perempuan almarhumah," terang Kabidhumas Polda NTT.

Terkait dengan kejadian itu, pihak keluarga pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang disampaikan oleh adik dari suami almarhumah mewakili keluarga.

Baca juga: Begini Penjelasan Pihak RS Siloam Kupang Terkait Meninggalnya Bupati Lembata

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved