Breaking News:

Berita Manggarai Barat

Idul Adha 1442 Hijriah di Kabupaten Manggarai Barat, Ratusan Hewan Kurban Sehat dan Layak Potong

pihaknya mengerahkan tim yang terdiri dari 13 orang dokter dan 61 orang pegawai. Masing-masing tim terdiri dari dua orang.

Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/GECIO VIANA
Kadis Peternakan dan Kesehatan Mabar, drh Theresia Primadona Asmon (kiri) saat memeriksa hewan kurban di Masjid Al Muttaqin Palis Desa Nangalili, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Mabar, Selasa 20 Juli 2021.  

Idul Adha 1442 Hijriah di Kabupaten Manggarai Barat, Ratusan Hewan Kurban Sehat dan Layak Potong

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana. 

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Ratusan hewan yang disembelih dalam perayaan Idul Adha 1443 Hijriah di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) sehat dan layak potong, Rabu 21 Juli 2021.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Mabar, drh Theresia Primadona Asmon. 

"Hewan yang akan disembelih harus sehat dan telah diperiksa kesehatannya maksimal 24 jam sebelum dipotong. hewan yang diduga sakit, harus dipisahkan untuk diperiksa lebih lanjut untuk memastikan penyakitnya. Jika hewan tersebut sakit atau tampak sakit, hewan itu tidak baik untuk dipotong karena dagingnya akan menimbulkan gangguan kesehatan pada yang memakannya. Hanya hewan yang sehat yang baik atau boleh disembelih," ungkapnya. 

Asmon menjelaskan, jumlah hewan kurban di Kabupaten Mabar yang dikurbankan sebanyak 421 hewan kurban, dengan perincian 220 ekor sapi, 2 kerbau dan 199 ekor kambing

"Dibanding tahun lalu mengalami sedikit kenaikan, tahun lalu sebanyak 206 sapi, 190 kambing dan 1 ekor kerbau," ujarnya. 

Baca juga: Bupati Manggarai Barat, Edi Endi Serahkan Hewan Kurban Untuk Masjid Al Muttaqin Palis

ijelaskannya, ratusan hewan kurban pada tahun ini tersebar di 68 masjid dan 2 mushola yang ada di daerah itu.

"Semula rencananya hanya 52 masjid yang melaksanakan pemotongan hewan kurban. Namun di lapangan ternyata ada 68 masjid dan 2 mushola yang melaksanakan pemotongan kurban," ungkapnya. 

Terkait pemotongan hewan kurban ini, pihaknya mengerahkan tim yang terdiri dari 13 orang dokter dan 61 orang pegawai. Masing-masing tim terdiri dari dua orang.

"Kita mengerahkan tim sebanyak 61 orang pegawai dan 13 orang dokter hewan, yang kita sebar ke setiap Masjid dan Mushola yang melakukan pemotongan hewan kurban," paparnya.

Baca juga: 600 Warga di Labuan Bajo Dapat Layanannya Vaksinasi Massal di Kejari Mabar

Para dokter dan petugas ini dikerahkan untuk memastikan bahwa hewan kurban sehat dan layak potong. Berdasarkan laporan tim, lanjut Asmon, seluruh hewan kurban tersebut dinyatakan sehat.

"Petugas kita melakukan pemeriksaan fisik ternak (ante mortem). Jika sehat direkomedasikan untuk dipotong. Tim juga melakukan pemeriksaan organ (post mortem) setelah hewan disembelih," paparnya. 

"Dari semua hewan yang dikurbankan semuanya sehat dan layak potong. Penemuan di organ hanya ada cacing hati atau fasciola pada satu ekor sapi, dan dokter hewan hanya mengafkir bagian yang rusak. Selebihnya sehat," jelasnya. (*)

Berita Manggarai Barat Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved