Breaking News:

Suksesi Ketua Asprov PSSI NTT

Dorong Kemajuan Sepakbola NTT, Komunitas NTT All Star Jakarta Dukung Fary Francis

Sejumlah nama mulai digadang-gadang untuk menahkodai Asprov NTT. Salah satu nama yang santer beredar, yakni Fary Djemy Francis.

Penulis: Sipri Seko | Editor: Sipri Seko
Istimewa
Fary Francis bersama NTT All Star Jakarta. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) NTT, dijadwalkan menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov), pada awal Desember 2021. Saat ini sudah memasuki tahap pendaftaran kandidat yang akan berlangsung hingga 3 September 2021.

Pentingnya musyawarah tersebut, guna menggantikan kepengurusan Asprov NTT di era kepemimpinan Frans Lebu Raya yang selama ini dirasakan jalan di tempat.

Sejumlah nama mulai digadang-gadang untuk menahkodai Asprov NTT. Salah satu nama yang santer beredar, yakni Fary Djemy Francis, mantan penjaga gawang Suratin 1985, pemilik Klub Bintang Timur Atambua dan Ketua Indonesia Football Forever (IFF).

"Hadirnya Fary Francis kali ini merupakan berkat bagi sepakbola NTT. Kecintaannya dan totalitasnya terhadap sepakbola tak perlu diragukan. Sudah lama kami mantan pemain berharap beliau maju di Musprov PSSI demi kemajuan sepakbola NTT," tegas Koordinator NTT All Star Jakarta, Frans X.Watu dalam rilisnya kepada Pos Kupang, Kamis 22 Juli 2021.

"NTT butuh orang yang paham sepakbola, bukan birokrat atau politisi yang hanya memanfaatkan sepakbola demi popularitasnya. Membangun sepakbola bukan hanya tidur dan bermimpi lalu juara. Kita butuh tokoh yang sudah punya jam terbang di klub atau organisasi sepakbola, bukan orang dibelakang meja yang hanya mengandalkan APBD," tegas mantan pemain dan asisten pelatih PSK ini.

Dia mengatakan, duet Fary Francis dan David Furbertus jika ditopang dengan Anggota Exco yang mumpuni rasanya ada asah untuk kebangkitan sepokbola NTT. Figur Fary Francis rasanya akan mendapat dukungan dari Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.

Dia mengatakan, para mantan pemain NTT yang tergabung di NTT All Star akan terus membangun komunikasi dengan Askot/Askab di NTT guna memuluskan pencalonan Fary-David.

"Informasi yang kami peroleh sudah ada 3 Askab yang siap mendaftarkan Fary Francis dan sudah ada 15 Askab yang siap memberikan dukungannya. Tentu ini berita bagus," tutur Frans Watu mantan kapten Suratin Cup 1985 yang pernah memperkuat sejumlah klub Galatama di Indonesia.

Kedepan pembinaan dan kompetisi kelompok usia dini bisa menjadi prioritas, karena bicara sepakbola, NTT merupakan salah satu lumbung pemain yang selama ini terlupakan oleh para pemandu bakat. Harapan masyarakat bola NTT, semoga di era kepemimpinan Fary Francis kompetisi baik di level usia muda maupun senior dapat bergulir kembali. Tata kelola sepakbola mulai dari pembinaan dan perwasitan dan infrastruktur sepakbola dapat mulai dibenahi.

Menurutnya, salah satu kelebihan yang dimiliki Fary, punya jaringan di PSSI dan Klub Liga Indonesia maupun di uar negeri. Ini memudahkan talenta-talenta muda NTT agar bisa mengembangkan sayapnya di level nasional.

"Perubahan itu dimulai dari pemilik suara Askot/Askab, semoga mereka tidak menyamakan musyawarah ini seperti urusan partai politik, wani piro, kalau mental seperti ini janganlah kita berharap sepakbola NTT akan maju, karena memimpin cabang olahraga itu hanya sebuah pengabdian, jangan berharap gaji dan keuntungan dari sini," tegas Sekjen Media Independen Online Indoensia ini. **

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved