Breaking News:

Berita Internasional

China Gunakan Medsos untuk Saling Membantu Saat Banjir Melanda Provinsi Henan dan Zhengzhou

China menggunakan media sosial (medsos) untuk membantu mempercepat upaya penyelamatan setelah banjir mematikan melanda provinsi Henan.

Editor: Agustinus Sape
capture video bbc.com
Tim penolong menggunakan jembatan darurat untuk melumputkan warga dari hantaman banjir di Provinsi Henan China dalam pekan ini, Juli 2021. 

China Gunakan Medsos untuk Saling Membantu Saat Banjir Melanda Provinsi Henan dan Zhengzhou

POS-KUPANG.COM - China menggunakan media sosial (medsos) untuk membantu mempercepat upaya penyelamatan setelah banjir mematikan melanda provinsi Henan.

Sedikitnya 33 orang tewas di provinsi itu setelah kota Zhengzhou mengalami curah hujan selama satu tahun dalam tiga hari.

Dari berbagi informasi kesehatan masyarakat hingga kontak untuk mendapatkan dukungan, platform Weibo China menjadi ruang online yang menghubungkan orang-orang yang mencari bantuan dengan tim penyelamat.

Mendorong tagar seperti "Henan Stay Strong (Henan Tetap Kuat)!" juga dengan cepat menjadi viral.

Baca juga: Giliran China Dilanda Banjir: 12 Tewas, Ribuan Dievakuasi, Stasiun Kereta Api dan Jalan Terendam

Ketika orang-orang berbagi cerita horor dan memohon bantuan secara online, ribuan pengguna media sosial merespons dengan mengarahkan posting Weibo mereka ke tim penyelamat darurat sehingga mereka tahu ke mana harus pergi.

Misalnya, ketika muncul berita bahwa berbagai kereta terdampar setelah jalur rel terendam, orang-orang menyusun daftar setiap nomor kereta dan sumber daya yang dibutuhkan penumpangnya.

Beberapa menyusun versi teks saja dari daftar kontak penting, setelah menemukan bahwa orang-orang di beberapa daerah tidak dapat mengunduh gambar karena hujan lebat telah mempengaruhi kecepatan internet.

Netizen juga membantu mengatur aliran informasi agar up-to-date dan jelas.

Baca juga: Eropa Dilanda Banjir: Tim Penyelamat Berjuang Temukan Korban Selamat Saat Ratusan Masih Hilang

Menurut laporan media lokal, penduduk yang tinggal di dekat Stasiun Kereta Api Tielu juga mengirimkan makanan dan air minum kemasan kepada penumpang yang terjebak di kereta setelah tagar "K226 call for emergency rescue (Panggilan K226 untuk penyelamatan darurat)" dilihat lebih dari 800 juta kali.

Sementara beberapa berfokus pada memberikan saran penyelamatan darurat, yang lain berbagi informasi tentang dukungan kesehatan mental dan tips kebersihan pribadi.

Tagar terkait menstruasi di tengah banjir telah ditonton lebih dari 200 juta kali, karena dokter dan pekerja sosial mengingatkan perempuan untuk sering mengganti pembalut untuk menghindari risiko infeksi.

Yang lain memposting alamat ke lokasi di mana perempuan dapat mengumpulkan produk sanitasi gratis.

Sumber: bbc.com

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved