Breaking News:

Berita Kota Kupang

Angkat Paksa Jenazah Covid, Yendris Krisno Kordinasi dan Persuasi Diutamakan

disinformasi dan hoax bisa saja telah menjadi informasi yang warga anggap benar sehingga jika telat dan mengabaikan warga

Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
Dok. Pribadi
Dr.Yendris Krisno Syamruth,S.KM.,M.Kes 

Angkat Paksa Jenazah Covid, Yendris Krisno Kordinasi dan Persuasi Diutamakan

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG-- kejadian pengambilan paksa jenazah diduga Covid-19 di RS Siloam hari ini dapat merugikan pihak keluarga.

"Penularan dapat saja terjadi dan mengakibatkan kerugian di pihak keluarga, dan sangat disayangkan jika ini terjadi di tengah pilu duka," kata Ahli Epidemologi, Yendris Krisno Syamruth kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 21 Juli 2021.

Menurut dia, apabila kejadian seperti hari ini tidak terulang kembali  maka, pihaj rumah sakit harus melakukan Koordinasi dan persuasif adalah  yang diutamakan.

Lanjut, dia meminta agar pihak rumah sakit menyiapkan juru bicara dan humas dari setiap faskes harus ada dan dipilih dari tenaga rekrutmen yang handal dan mampu menyampaikan secara detail dengan upaya yang humanis persuasif.

Baca juga: Kemenkumham NTT Salurkan Daging Kurban untuk Panti Asuhan dan Masyarakat di Kota Kupang 

"Biasanya tenaga ini datang dari tenaga kesehatan masyarakat berlatar promkes serta mendapatkan training kehumasan," ungkap dia

"Sayangnya lini ini, kita sering isi dan serahkan pada nakes yang sudah lelah atau memiliki beban ganda," lanjutnya

Agar kejadian tidak terulang lagi, kata dia, pihak RS harus memperjelas informasi alur dan mekanisne, jelaskan sejelas-jelasnya semua risiko dan mekanisme yang mungkin akan dialami oleh pasien (jenazah) kepada keluarga.

Dia menegaskan dengan persuasif dan humanis, sebarkan ke masyarakat melalui jalur-jalur resmi atau menggunakan media dan informasi tunggal yang legitimate datangnya 1 pintu.

Baca juga: Chris Mboik Siap Pimpin Asprov PSSI NTT

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved