Breaking News:

Berita TTS

Pospera Pertanyakan Kelanjutan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan RSP Boking

Dirinya sendiri sudah turun langsung ke RS Pratama Boking guna melihat kondisi rumah sakit yang dibangun dengan menelan anggaran mencapai 17 Miliar

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/DION KOTA
Nampak kerusakan bangunan RS Pratama Boking 

Pospera Pertanyakan Kelanjutan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan RSP Boking

Laporan Reporter Pos-Kupang. Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM, SOE - Pospera Kabupaten TTS mempertanyakan nasib penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan RS Pratama Boking yang ditangani Polda NTT.

Pasalnya usai 2 tahun bergulir, kasus yang menyita perhatian masyarakat kabupaten TTS tersebut masih belum juga ditingkatkan ke status penyidikan.

Padahal, berdasarkan hasil audit investigasi diketahui kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai 14 Miliar.

"Masih kurang bukti apa lagi sehingga kasus RS Pratama Boking sampai hari ini belum ada peningkatan Statusnya.

Padahal ahli dari Politeknik Negeri sudah melakukan audit Investigasi sampai turun ke loakasi RSP boking. Semua Pihak yang terlibat sudah di periksa menjadi saksi.

Baca juga: Askab PSSI Belu, TTU dan TTS Daftarkan Fary Francis

Bahkan audit temuan Kerugian Negara mencapai 14 milyaran juga sudah ada tetapi hingga hari ini belum ada tersangka dalam kasus itu," keluhnya Ketua Pospera Kabupaten TTS, Yerem Fallo.

Walaupun terkesan lambat, Yerem masih menaruh harapan jika tim penyidik Polda NTT masih bisa menyelesaikan penanganan kasus tersebut.

Dirinya sendiri sudah turun langsung ke RS Pratama Boking guna melihat kondisi rumah sakit yang dibangun dengan menelan anggaran mencapai 17 Miliar tersebut.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved