Tips Sehat
Perhatikan Gejala Penyakit Tifus Ringan Hingga Berat, Wajib Tahu Sejak Dini
Demam tinggi dari 39° sampai 40 °C (103° sampai 104 °F) yang meningkat secara perlahan mulai sore hari hingga dini hari.
Penulis: Maria Enotoda | Editor: maria anitoda
Perhatikan Gejala Penyakit Tifus Ringan Hingga Berat, Wajib Tahu Sejak Dini
POS-KUPANG.COM - Tifus atau tipes atau demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhii.
Tifus dapat menular dengan cepat, umumnya melalui konsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi tinja yang mengandung bakteri Salmonella typhii.
Setelah infeksi terjadi akan muncul satu atau beberapa gejala berikut ini:
Demam tinggi dari 39° sampai 40 °C (103° sampai 104 °F) yang meningkat secara perlahan mulai sore hari hingga dini hari
Baca juga: Jangan Sepelekan Kesemutan di Kaki dan Tangan, Bisa Jadi Gejala Penyakit Ini, Cek yuk!
Tubuh menggigil
Denyut jantung lemah (bradycardia)
Badan lemah ("weakness")
Sakit kepala yang hebat pada malam hari, terutama di belakang kepala
Baca juga: Kenali Gejala Penyakit Ambeian/ Wasir Perasaan Sering Ingin BAB dan Cara Pengobatan di Rumah
Nyeri otot myalgia
Kehilangan nafsu makan
Konstipasi
Sakit perut
Baca juga: Jangan Panik, Begini Cara Lindungi Diri agar Tak Terpapar Virus Corona Varian Delta, Simak Gejalanya
Pada kasus tertentu muncul penyebaran vlek merah muda ("rose spots")
Bagaimana Mencegah Penyakit Tifus?
Sanitasi dan kebersihan adalah penting untuk mencegah terjadinya penyakit tifus.
Tifus tidak melibatkan hewan dan penularannya adalah dari manusia ke manusia.
Baca juga: Kenali Gejala Covid-19 Varian Delta, Waspada Jika Muncul Tanda Ini, Simak Ketentuan Isolasi di Rumah
Tifus hanya berjangkit pada lingkungan dimana kotoran manusia dan air seni manusia dapat mencemari makanan dan minuman.
Kehati-hatian penyiapan makanan dan mencuci tangan adalah hal yang penting untuk mencegah penyakit tifus. (*)
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bukanlah nasihat medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.