Breaking News:

Berita Kota Kupang

Bapenda Kota Kupang Bakal Kenakan Pajak Air Tanah, Tahun Ini Mulai Diterapkan

bakal dipasang water meter sehingga dapat mencatat penggunaan air. Dia memaparkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan

Editor: Rosalina Woso
Dok.Pos Kupang
Kepala Bapenda Kota Kupang, dr I Wayan Ari Wijana 

Bapenda Kota Kupang Bakal Kenakan Pajak Air Tanah, Tahun Ini Mulai Diterapkan

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kupang akan mulai melakukan penarikan pajak pada sumber air tanah dalam atau sumur bor yang ada di Kota Kupang.

Kepala Bapenda Kota Kupang, dr I Wayan Ari Wijana, rencananya tahun anggaran 2022 nanti, Bapenda akan mengusulkan anggaran untuk memasang water meter atau meteran air, yang akan dipasang di sumur bor yang ada di Kota Kupang.

"Karena Perwali tentang pajak air tanah sudah ditandatangani oleh Wali Kota Kupang, kemarin Bagian Hukum Setda Kota Kupang sudah menginfokan ke Bapenda," kata Ari Wijana, Jumat 15 Juli 2021 lalu. 

Ari menjelaskan, tahapan selanjutnya Bapenda akan mencari database yang berkaitan dengan air tanah yaitu sumur bor, atau sumur gali yang dalam dan lainnya.

Baca juga: Tim Pengamanan Rutan Kelas II Kupang Razia Kamar Hunian WBP

"Persyaratannya kalau dipakai untuk kebutuhan rumah tangga maka pemerintah tidak akan memungut pajak, tetapi kalau dijual maka akan dikenakan pajak, nanti ada perhitungannya sendiri,  volume air yang keluar dan biayanya berapa nanti dihitung," jelasnya.

Saat ini pihaknya masih menggunakan sistem self assessment, sehingga penghitungan hanya dikenakan pada jumlah tangki air yang dibeli dengan 5 ribu liter air setara dengan biaya Rp 5.000.

Kedepannya, kata Ari, bakal dipasang water meter sehingga dapat mencatat penggunaan air. Dia memaparkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan jumlah sumur bor yang dipakai untuk bisnis.

"Misalnya untuk menjual air ke mobil tangki, hotel-hotel, kantor, rumah sakit dan lainnya, harus dikenakan pajak air tanah," ungkapnya.

Baca juga: Meninggal Di Kupang Akibat Covid-19, Bupati Sunur Dimakamkan di Lembata, Ini Penjelasan Pemprov NTT

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved