Breaking News:

Berita Lembata

Keluarga Kecewa 5 Jam Petugas Pengusung Jenazah Covid-19 Telat Datang

Petugas pengusung baru tiba di RSUD Lewoleba, pukul 13.35 Wita dan langsung mengangkat jenasah korban ke mobil ambulance

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
kompas.com
ilustrasi Covid-19 

Keluarga Kecewa 5 Jam Petugas Pengusung Jenazah Covid-19 Telat Datang

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA--Keluarga Almarhum Bernadus Boli Tena Beni Making sangat kecewa dengan petugas pengusung jenasah atau satgas Covid-19 Kabupaten Lembata yang tidak peduli dengan almarhum yang meninggal dengan diagnosa Covid-19.

Jenazah setelah dimandikan oleh petugas kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah diletakan di depan pintu kamar jenasah.

Sementara mobil ambulans dengan pintu terbuka parkir di depan ruang kamar jenasah.

Sementara,  8 anggota polisi dengan dengan dua kendaraan sejak pagi sudah ada di RSUD Lewoleba untuk melakukan pengawalan terhadap jenazah almarhum untuk diantar ke Desa Petuntawa, Kecamatan Nubatukan.

Namun sejak pukul 07.00-13.35 Wita petugas pengusung mayat belum juga datang. 

Baca juga: Warga Berbaris di Pinggir Jalan Sambut Kedatangan Jenazah Bupati Lembata

Kahar Kalang anak kandung korban ketika bapaknya dinyatakan meninggal dunia dengan diagnosa Covid-19 langsung ke Satgas Cpvid 19 di Kantor bupati Lembata.

Namun petugas Satgas Covid-19 tidak ada dan menurut Kahar Kalang mungkin petugas belum masuk kantor karena masih pagi.

Kahar Kalang mengatakan, keluarga sangat kecewa, karena peti jenasah sudah diletakan di depan pintu. Kamar jenasah namun tidak ada satupun petugas datang. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved