Berita Borong

Ibu KWT Gori Toing Bangka Kantar,Matim Dapat Ilmu Pembuatan Pupuk Organik dan Budidaya Hortikultura

Ibu-ibu anggota kelompok Wanita Tani (KWT) berjumlah 30 orang dari Kampung Mondo dan Lodos di Desa Bangka Kantar, Kec

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Ibu-Ibu anggota KWT Gori Toing sedang panen sayur perdana bersama Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai Timur, Ny Theresia Wisang Agas. 

Ibu-Ibu KWT Gori Toing Bangka Kantar, Matim Dapat Ilmu Tentang Pembuatan Pupuk Organik dan Budidaya Hortikultura

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Ibu-ibu anggota kelompok Wanita Tani (KWT) berjumlah 30 orang dari Kampung Mondo dan Lodos di Desa Bangka Kantar, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur mendapatkan ilmu tentang cara pembuatan pupuk organik.

Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai Timur, Ny Theresia Wisang Agas, kepada POS-KUPANG.COM, Minggu 18 Juli 2021 mengatakan, dalam rangka memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga apalagi di masa pandemi Covid-19, ibu-ibu KWT Gori Toing belajar cara budidaya tanaman hortikultura seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.

Untuk itu di lahan miliknya di Kampung Mondo Dijadikan kebun percontohan bagi ibu-ibu KWT Gori Toing. Di kebun itu mereka membudidayakan tanaman hortikultura seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. 

"Kalau sayur kita sudah panen perdana dan hasilnya ada yang jual untuk menambah kas kelompok dan ada yang kita pakai untuk konsumsi sendiri karena ini baru awal sehingga kita perlu rasakan hasil keringat kita sendiri,"kata Ny Theresia.

Dikatakan Ny Theresia, sebelum mereka (anggota KWT Gori Toing) membudidayakan itu, mereka juga dibekali ilmu terkait pentingnya hidup bersama dalam KWT dan tujuanya. Sehingga para anggota sadar karena hal ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kebutuhan ekonomi keluarganya masing-masing.

Kemudian setelah para ibu diberikan bekal SDM, kata Ny Theresia, kemudian dilakukan pelatihan pengelolaan pupuk organik. Pelatihan pembuatan dan pengolahan pupuk organik ini pihaknya bekerja sama dengan PPL Desa Bangka Kantar dan juga Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Manggarai Timur. Pupuk organik itu digunakan untuk pembudidaya tanaman hortikultura.

Selain itu, kata Ny Theresia, ibu-ibu KWT Gori Toing juga diberikan pelatihan terkait cara memelihara ikan. Sehingga KWT itu juga diberikan bantuan Bioflok untuk pemeliharaan ikan lele dan juga ada pemeliharaan ikan nila.

Para anggota KWT Gori Toing juga diberikan pelatihan tentang cara membuat peptisida organik dari bahan-bahan alami yang ada di sekitar lingkungan rumah dan kebun. 

"Kita berusaha betul hindari bahan-bahan kimia. Saya juga jelaskan kepada ibu-ibu KWT terkait dampak positif dari kita mengkonsumsi makanan yang organik dan dampak negatif dari kita mengkomsusi makanan yang anorganik,"kata Ny Theresia.

Ny Theresia, juga mengatakan, ibu-ibu KWT Gori Toing juga membudidayakan tanaman padi, jagung dan tanaman sorgum. Sebelum tanam di kebun contoh, mereka juga dibekali ilmu terkait cara membudidayakan yang baik dan benar dari Dinas terkait. (*)

Berita Borong Lainnya

Ibu-Ibu anggota KWT Gori Toing sedang panen sayur perdana bersama Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai Timur, Ny Theresia Wisang Agas.
Ibu-Ibu anggota KWT Gori Toing sedang panen sayur perdana bersama Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai Timur, Ny Theresia Wisang Agas. (POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved