Breaking News:

Berita Internasional

Jenderal Top AS Ungkap Ketakutannya, Trump Berencana Lakukan Kudeta, Terungkap Lewat Sebuah Buku

Jenderal top AS ungkap ketakutannya, Trump berencana lakukan kudeta, terungkap lewat sebuah buku

Editor: Adiana Ahmad
OLIVIER DOULIERY / AFP
Jenderal top AS, Mark Milley dan Donald Trump 

Jenderal Top AS Ungkap Ketakutannya, Trump Berencana Lakukan Kudeta, Terungkap Lewat Sebuah Buku

POS-KUPANG.COM - Detik-detik jelang berkahirnya kekuasaan Donald Trump di Gedung Putih diungkap Jenderal top AS ( Amerika Serikat ) ini.

Jenderal top AS bernama Mark Milley ini mengungkapkan ketakutannya jika Trump berencana kudeta Joe Biden yang saat itu memenangkan Pemilu Amerika Serikat.

Ketakutan Jenderal top AS itu terungkap lewa sebuah buku berjudul ' I Alone Can Fix It: Donald J Trump's Catastrophic Final Year'

Baca juga: Trump Gugat Twitter, Google dan Facebook dengan Tuduhan Penyensoran, Analis: Dia Ingin Didengar

Buku tersebut akan segera dirilis dalam waktu dekat. Dalam buku itu disebutkan, hari-hari berakhirnya masa jabatan Donald Trump bagaikan rollercoaster bagi perwira tinggi militer Amerika Serikat.

Pasalnya, saat itu Trump dan sekutunya masih berusaha tetap berkuasa meski kalah dari Joe Biden dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat tahun 2020.

Dilansir dari  Al Jazeera, Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Mark Milley menggambarkan perasaannya saat itu ketika menyaksikan Trump tanpa henti mengklaim memenangkan Pilpres Amerika Serikat tahun 2020.

Milley membandingkan tindakan Trump dengan naiknya Adolf Hitler ke tampuk kekuasaan di Nazi Jerman.

Buku "I Alone Can Fix It: Donald J Trump's Catastrophic Final Year" oleh Carol Leonnig dan Philip Rucker didasarkan pada wawancara dengan lebih dari 140 orang, termasuk pejabat senior administrasi Trump, menurut Washington Post.

Baca juga: Ejek Joe Biden yang Jatuh 3 Kali, Aib Memalukan Donald Trump Malah Dibongkar Sosok Ini, Scan & Tisu

"Ini adalah momen Reichstag," kata Milley kepada para pembantu utamanya, menurut buku yang ditulis oleh dua wartawan Washington Post tersebut.

Diketahui, paada 1933, gedung parlemen Jerman Reichstag terbakar sehingga memberikan alasan kepada Hitler untuk mengkonsolidasikan kediktatorannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved