Breaking News:

Berita TTU

Anggota DPRD Timor Tengah Utara  Sebut Pimpinan Dewan Otoriter

Namun upaya tersebut gagal, karena Pimpinan DPRD tidak mau bertemu dengan para anggota DPRD.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Anggota DPRD TTU, Yohanes Salem 

Anggota DPRD Timor Tengah Utara  Sebut Pimpinan Dewan Otoriter

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Timor Tengah Utara (TTU), Yohanes Salem menyebut pimpinan DPRD TTU Sangat Otoriter

Hal ini disampaikan Yohanes mewakili  26  anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Timor Tengah Utara (TTU) kepada POS-KUPANG.COM, Kamis, 15 Juli 2021.

Ia menuturkan, beberapa hari terakhir pihaknya menyurati Pimpinan DPRD untuk membangun rapat kerja dengan mitra komisi demi menyikapi persoalan angka penularan Covid-19 Kabupaten TTU yang mengalami peningkatan drastis.

Namun, belum juga direspon baik oleh pimpinan DPRD.

Komisi III DPRD TTU, kata Yohanes, meminta Pimpinan DPRD TTU untuk lebih responsif terhadap persoalan-persoalan urgen yang ada.

Baca juga: GMNI Cabang Kefamenanu Desak Pemda TTU Transparan Kelolah Anggaran Covid-19

"Tetapi, lagi-lagi beliau menunjukan kepemimpinan yang otoriter. Mau mengatur semua, seolah-olah ini kepala dan bawahan," ujarnya.

Ketua DPC Partai Demokrat TTU ini menilai, Pimpinan DPRD telah salah menggunakan kewenangannya. Karena telah menghambat alat-alat kelengkapan DPRD untuk melaksanakan tugas dan perannya secara maksimal. 

Sementara itu, Anggota DPRD TTU dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjelaskan, dirinya Mewakili 26 anggota DPRD dari 7 fraksi di tubuh DPRD TTU berencana bertemu dengan Pimpinan DPRD untuk membahas perihal tugas pokok dan fungsi lembaga legislatif tersebut.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved