Breaking News:

Tips Sehat

Saat Isolasi Mandiri, Bagaimana Pasien Covid-19 Tahu Cara Mengukur Kadar Oksigen?

pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri juga disarankan memiliki oksimeter untuk mengukur kadar oksigen dalam darah.

Editor: Hermina Pello
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Saat Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 Harus Tahu Cara Mengukur Kadar Oksigen Bupati Manggarai saat memantau kondisi ruangan isolasi Covid-19 di RSUD dr Ben Mboi Ruteng. 

Jepit di ujung jari, dengan kuku menghadap ke atas dan lihat hasilnya dalam beberapa detik.
 

Cara membaca kadar oksigen di oksimetri
 

Oksimetri nadi biasanya merupakan tes yang cukup akurat dengan tingkat kegagalan sebanyak 2 persen. Misalnya, jika pembacaan oksimetri 82 persen, bisa jadi tingkat saturasi oksigen yang sebenarnya 80 hingga 84.

Namun, faktor-faktor seperti gerakan, suhu, atau cat kuku dapat memengaruhi akurasi. Biasanya, lebih dari 89 persen darah harus membawa oksigen. Ini adalah tingkat saturasi oksigen yang dibutuhkan untuk menjaga sel-sel tetap sehat.

Baca juga: India Kembali Terancam, Setelah Virus Corona Kini Muncul Virus Zika, Belum Ada Obat dan Vaksin

Meskipun memiliki saturasi oksigen di bawah ini untuk waktu sebentar tidak diyakini menyebabkan kerusakan, tetapi kondisi ini akan membahayakan jika penurunan tingkat saturasi oksigen terjadi secara berulang.

Tingkat saturasi oksigen 95 persen dianggap normal bagi sebagian besar individu sehat. Tingkat 92 persen menunjukkan potensi hipoksemia, yakni kekurangan oksigen yang mencapai jaringan dalam tubuh.

Itulah cara mengukur kadar oksigen dalam darah menggunakan oksimeter. Kita tidak perlu mengukur saturasi oksigen sepanjang hari, tapi ukurlah saat terjadi perubahan kondisi dalam tubuh.

berita lain terkait Covid-19

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Peserta isolasi mandiri wajib tahu, ini cara mengukur kadar oksigen dalam darah

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved