Breaking News:

KKP Kupang Masih Dalami Asal Surat Bebas Covid-19 Palsu Usai Tahan 8 Calon Penumpang

Para penumpang yang membawa surat keterangan bebas Covid-19 palsu itu langsung ditahan dan dilarang melakukan perjalanan lagi.

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/RAY
Kepala KKP Kupang, Putu Alit Sudarma  

KKP Kupang Masih Dalami Asal Surat Bebas Covid-19 Palsu Usai Tahan 8 Calon Penumpang

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kupang, Putu Alit Sudarma mengaku masih menahan 8 calon penumpang yang diamankan karena membawa surat bebas COVID-19 palsu saat akan berangkat dari Kupang. 

Dihubungi pada Selasa 6 Juli 2021, Putu juga mengakui jika pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus surat bebas COVID-19 palsu itu. 

"Kita masih dalami kasus ini, dari mana dari mananya (asal surat bebas Covid-19 palsu)," ujar Putu singkat. 

Putu enggan menjelaskan secara terperinci perihal sumber surat dan pelaku perjalanan yang diamankan pihaknya untuk tidak boleh melakukan perjalanan saat ini.

Baca juga: Formasi CPNS 2021 Provinsi NTT, Lengkap dengan Formasi CPNS Kota Kupang, TTS, Mabar dan Sumba Timur

Kepala Sub Bagian Tata Usaha KKP Kupang, Hengky Jezua kepada wartawan menyebut Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Kupang membatalkan keberangkatan delapan penumpang kapal laut karena diduga membawa surat keterangan bebas Covid-19 palsu dari salah satu laboratorium pemeriksaan kesehatan di Kupang. 

Delapan orang itu diamankan oleh petugas di Pelabuhan ASDP Bolok dan Pelabuhan Pelni Tenau Kupang dalam beberapa hari terakhir.

Para penumpang yang membawa surat keterangan bebas Covid-19 palsu itu langsung ditahan dan dilarang melakukan perjalanan lagi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka mengaku mendapatkan surat keterangan bebas Covid-19 tanpa melakukan pemeriksaan tes usap antigen.

Baca juga: Lonjakan Kasus Virus Covid-19, Kapolda NTT Sidak 4 Rumah Sakit di Kota Kupang, Begini Suasananya

Calon penumpang, kata dia, hanya menelepon laboratorium. Saat akan berangkat, ada petugas yang membawa surat keterangan bebas Covid-19 dan memberikan kepada mereka. 

Sebelumnya, saat menghadiri kegiatan Serbuan Vaksinasi Lanud El Tari Kupang di Bandara El Tari pada Sabtu, 3 Juli 2021, Putu menegaskan akan membawa pelaku pembawa surat bebas Covid-19 palsu ke penegak hukum. 

"Untuk Surat Bebas Covid berbasi PCR atau Rapid, apabila kami menemukan hasil rapid palsu maka kami akan proses di aparat penegak hukum. Berikutnya kami akan laporkan ke APH," ujar dia. 

Sementara informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM dari sumber di Kantor KKP menyebutkan bahwa persoalan tersebut telah diproses di PPNS.

Baca juga: Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore Mulai Bangun Hunian Tetap Korban Badai Siklon Seroja 

Namun sumber itu tidak menyebut apakah telah diteruskan ke pihak kepolisian atau belum. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved