Breaking News:

Kapolda Fokus Berupaya Lumpuhkan KKB Papua, Kerusuhan Politik Malah Terjadi di Yalimo, Kok Bisa?

Di tengah upaya pemerintah memerangi kelompok separatis bersenjata di Papua, insiden politik malah terjadi di daerah itu.

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Area perkantoran di Yalimo yang dibakar massa pada 29 Juni 2021. Peristiwa ini dipicu oleh amarah pendukung Bupati Terpilih Yalimo, Erdi Dabi-John Wilil yang dianulir MK. 

POS-KUPANG.COM – Di tengah upaya pemerintah memerangi kelompok separatis bersenjata di Papua, insiden politik malah terjadi di daerah itu.

Gara-gara Mahkamah Konstitusi menganulir kemenangan Bupati Terpilih Yalimo, Erdi Dabi-Jhon Wilil, para pendukungnya langsung bereaksi.

Mereka melakukan pembakaran dan perusakkan kantor-kantor pemerintah di Kabupaten Yalimo.

Kondisi ini tentunya memusingkan aparat keamanan, terutama Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri.

Baca juga: Kabar Terbaru, Kapolda Papua Ambil Alih Penanganan Kasus Pemasok Senjata ke KKB, Ini Pertimbangannya

Pasalnya, saat ini pemerintah melalui Kapolda Papua senantiasa fokus pada upaya memerangi kelompok kriminal bersenjata yang merongrong kedaulatan NKRI di daerah itu.

Kelompok separatis yang dikenal dengan sebutan KKB Papua itu masih bergerilya walaupun kekuatannya terus berkurang.

Untuk diketahui prajurit TNI dan Polri dibawah Satgas Ops Nemangkawi, masih terus berjibaku memerangi KKB Papua.

Usaha itu memperlihatkan progres yang menggembirakan, karena satu persatu panglima KKB Papua menyerahkan diri.

Baca juga: Komitmen Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri Buru KKB Papua Penyandera Pilot, Penumpang Susi Air

Meski panglima KKB Papua telah bertekuk lutut, namun itu dibayar mahal setelah sejumlah prajurit TNI Polri gugur tertembak di medan laga.

KKB Papua dikenal sangat bringas. Mereka menyerang secara membabibuta bila dalam keadaan terkepung.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved