Breaking News:

Bupati Sumba Barat dan Bupati Sumba Tengah Lakukan Evaluasi Sebelum Berlakukan PPKM

Bupati Sumba Barat dan Bupati Sumba Tengah Lakukan Evaluasi Sebelum Berlakukan PPKM pemerintah akan melakukan evaluasi kerja bersama tim satgas covid-

Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
pk/pet
Foto Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H dan Bupati Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu  menghadiri acara peresmian Kantor SPKT Polres Sumba Barat oleh Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K, M.H belum lama ini.  

Bupati Sumba Barat dan Bupati Sumba Tengah Lakukan Evaluasi Sebelum Berlakukan PPKM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM,WAIKABUBAK - Bupati Kabupaten Sumba Barat, Yohanes Dade, S.H mengatakan, pemerintah akan melakukan evaluasi kerja bersama tim satgas covid-19 Sumba Barat, TNI dan POLRI  untuk menentukan langkah yang akan diambil pemerintah apakah menerapkan pemberlakuan  pembatasan kegiatan masyarakat (PKM).

Hal ini akibat perkembangan penularan virus corona terus meningkat ataukah langkah lainnya sepenuhnya menunggu hasil evulasi nanti.

Pemerintah berencana menggelar rapat evaluasi secepatnya menyikapi perkembangan penularan virus corona yang cenderung meningkat pada beberapa hari terakhir ini baik secara nasional maupun regional NTT dan lokal Kabupaten Sumba Barat.

" Kita evaluasi dulu perkembangan penularan virus corona Kabupaten Sumba Barat bersama tim satgas virus corona tingkat Kabupaten SumbaBarat. Seperti apa langkah yang telah dilakukan tim satgas covid-19 Sumba Barat dalam menangani   pencegahan penularan virus corona selama ini.

Baca juga: Pemerintah Hentikan Penerbangan dan Pelayaran ke Wilayah Zona Merah NTT

Lalu, bagaimana  perkembangan penularan virus corona terkini apakah melambat, landai atau meningkat. Bila kondisi penularan virus corona terus meningkat dari hari ke hari maka pemerintah daerah akan  mempertimbangkan memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat.

Misalnya penutupan sementarara atau pengurangan jam buka pasar dan pusat perbelanjaan guna mencegah penularan virus corona. Kita harus lebih hati-hati mencermati kondisi ini.

Apapun persoalannya keselamatan masyarakat adalah segalanya," kata Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H di kantor Bupati Sumba Barat, Selasa 6 Juli 2021.

Hal senada juga disampaikan Bupati Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu yang secara terpisah ditemui POS-KUPANG.COM di rumah jabatan bupati Sumba Tengah, Selasa 6 Juli 2021 pagi.

Bupati Sumba Tengah Paulus SK Limu mengatakan, setiap senin, pemerintah daerah Sumba Tengah melakukan evaluasi penanganan pencegahan penularan virus corona bersama tim satgas covid-19 termasuk  TNI dan POLRI tingkat Kabupaten Sumba Tengah bersama stakeholders terkait.

Pemerintah  terus berupaya memberikan yang terbaik bagi daerah ini. Bila perkembangan terus meningkat dari hari ke hari maka kami akan memberlakukan pula pembatasan kegiatan masyarakat.

Sampai saat ini, masyarakat Sumba Tengah yang terpapar virus corona sebanyak 32 orang dan 7 orang meninggal dunia. Pemerintah daerah terus memantau perkembangan penularan virus corona di wilayah itu.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sumba Barat Yohanes Dade, S.H dan Bupati Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu  menghimbau masyarakat Sumba Barat dan Sumba Tengah selalu taat  melaksanakan protokol kesehatan demi mencegah diri tertular virus corona. (Pet)

Foto Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H dan Bupati Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu  menghadiri acara peresmian Kantor SPKT Polres Sumba Barat oleh Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K, M.H belum lama ini. 
Foto Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H dan Bupati Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu  menghadiri acara peresmian Kantor SPKT Polres Sumba Barat oleh Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K, M.H belum lama ini.  (pk/pet)

 Berita Sumba Barat Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved