Breaking News:

Anggaran Penanganan Longsor Ruas Jalan Nasional Waikeloh Sumba Barat Sebesar Rp 19, 1 Miliar

sesuai waktu yang ditetapkan dan hasil membawa kebaikan bagi semua masyarakat Sumba karena akses transportasi lebih lancar

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/PETRUS PITER
Salah satu titik kerusakan longsor yang terjadi akibat bencana alam beberapa waktu lalu pada ruas jalan nasional tempatnya  di km 6 ke arah barat kota Waikabubak, Sumba Barat mulai dikerjakan. Foto 5 Juli 2021  

Anggaran Penanganan Longsor Ruas Jalan Nasional Waikeloh Sumba Barat Sebesar Rp 19, 1 Miliar

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK--Pejabat pembuat komitmen (PPK) ruas jalan nasional Waikeloh Kabupaten Sumba Timur, DianaTakaeb, S.ST mengatakan pada tahun anggaran 2021  mendapat alokasi anggaran paket Penanganan Longsoran ruas Waikeloh dengan nilai kontrak sebesar  Rp. 19.189.974.000.

Secara teknis pelaksanaan pekerjaan tersebut oleh  PT. Mitra dan penandatanganan kontrak kerja telah berlangsung 2 Juli 2021

Kontrak untuk pekerjaan perbaikan jalan km 6 dengan  kontruksi Bore Pile  dan penanganan matras perkuatan tipe III pada lokasi longsoran dikawasan Tanah Daru dalam kawasan Taman Nasional Manu Peu Tanah Daru.

Pejabat pembuat komitmen (ppk) ruas jalan nasional Waikeloh sampai batas Kabupaten Sumba Timur, Diana Takaeb, S.ST menyampaikan hal itu di Waikabubak, Sumba Barat, Senin 5 Juli 2021.

Baca juga: Jubir Covid-19 Sumba Barat, Belum Berencana Tutup Akses Masuk Sumba Barat

Menurutnya, paskah penandatanganan kontrak kerja tanggal 2 Juli 2021 maka hari ini, Senin 5 Juli 2021 pelaksanan pengerjaan perbaikan kerusakan jalan raya di km 6 ke arah barat kota Waikabubak, Sumba Barat mulai dikerjakan.

Harapan pelaksanaan pekerjaan tersebut berjalan sesuai waktu yang ditetapkan dan hasil membawa kebaikan bagi semua masyarakat Sumba karena akses transportasi lebih lancar ke depan.

Seperti disaksikan POS-KUPANG.COM, Senin 5 Juli 2021pagi, terlihat sebuah ekskavator  mulai beroperasi mengeruk galian tanah memulai pengerjaan perbaikan jalan yang rusak itu.

Terlihat ekskavator tersebut  berulang kali turun dan naik kembali ke jalan rayanmencari titik pas memulai pengerukan galian tanah.

Baca juga: Tim Satgas Covid-19 Perketat Pelabunan Waikeloh dan Bandara Tambolaka Sumba Barat Daya 

Nampak pula beberapa pekerja dan pengawas mengarahkan operator ekskavator untuk memulai pengerukan dan penggalian tanah.

Pengerjaan jalan tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas kendaraan pada ruas jalan nasional itu. (*)

Berita Kabupaten Sumba Barat terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved