Breaking News:

Jubir Covid-19 Sumba Barat, Belum Berencana Tutup Akses Masuk Sumba Barat

Jubir Covid-19 Sumba Barat, drg. Bonar B.Sinaga: Belum Berencana Tutup Akses Masuk Sumba Barat

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Jubir Covid-19 Sumba Barat, drg. Bonar B.Sinaga 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Juru bicara satuan tugas ( satgas) Covid-19 Sumba Barat yang juga adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg. Bonar B.Sinaga mengatakan, sampai saat ini belum ada keputusan pemerintah menutup akses masuk Sumba Barat terkait perkembangan penularan virus corona yang cenderung naik ditambah lagi adanya varian baru virus corona yang berbahaya telah masuk ke Indonesia.

Sementara itu persediaan vaksin di Sumba Barat terdapat 2530 dosis terdiri vaksin sinovac sebanyak 2400 dosis dan vaksin astrazeneca 130 dosis.

Untuk menghadapi situasi demikian, tim satgas Covid-19 Sumba Barat meminta masyarakat Sumba Barat harus tetap taat melaksanakan protokol kesehatan yakni selalu mencuci tangan memakai sabun pada air mengalir, selalu memakai masker, selalu menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurai mobilitas.

Baginya hanya dengan cara demikian, masyarakat dapat mencegah diri tertular virus corona.

Baca juga: Alat Swab PCR RSUD Larantuka Belum Beroperasi, Pasien Positif Covid Pakai Hasil Rapid Antigen

Juru bicara tim satgas Covid-19 Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga menyampaikan hal itu di Waikabubak, Sumba Barat, Senin 5 Juli 2021.

Menurutnya, saat ini tim satgas Covid-19 Sumba Barat terus mendorong masyarakat yang belum menerima vaksin agar segera mendatangi rumah sakit dan puskesmas untuk mendapatkan vaksin. Semua pelayanan vaksinasi adalah gratis.

Ia optimis dengan semakin bertambah warga Sumba Barat mengikuti vaksin semakin baik masyarakat daerah ini. Hal mana imum tubuh semakin kuat sehingga mampu mencegah diri tertular virus corona.

Untuk itu, ia menghimbau masyarakat Sumba Barat yang belum menerima vaksin agar segera mendatangi puskesmas atau rumah sakit guna mendapatkan vaksin tersebut.

Baca juga: Polda Tindak Penimbun Obat Sidak Apotek Selama Pandemi Covid-19

Sementara itu hingga Juli 2021 masyarakat Sumba Barat tertular virus corona sebanyak 580 orang. Dari jumlah tersebut 542 telah dinyatakan sembuh, 11 orang dalam perawatan dan 27 orang meninggal dunia.(*)

Berita Sumba Barat Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved