Breaking News:

Direktur Narkoba Polda NTT : Kami Akan Proses Pidana Pelaku 

karena adanya surat pengaduan dari masyarakat kepada Presiden dan laporan dari masyarakat kepada Kabareskrim. 

Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Direktur Resnarkoba Polda NTT, Kombes Pol AF Indra Napitupulu, SIK, Minggu 14 Februari. 

Direktur Narkoba Polda NTT : Kami Akan Proses Pidana Pelaku 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Direktur Narkoba Polda NTT, Kompol AF, Indra Napitupulu, SIK menyampaikan akan menindak tegas terhadap pelaku penimbunan dan menaikan harga obat-obatan yang tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi ( HET).

"Apabila kedapatan pelaku penimbunan obat-obatan, atau menjual diatas HET, pelaku akan diproses pidana," kata Kompol AF, Indra Napitupulu, SIK kepada POS-KUPANG.COM, Senin 5 Juli 2021.

Kompol Indra menyampaikan terhadap pelaku yang kedapat melakukan kesalahan penimbunan dan lain-lain terkait penjualan obat-obatan akan dijerat hukuman sesuai dengan pasal 107 UU Perdagangan No 7 tahun 2014 dengan hukuman pidana penjara 5 tahun.

Dia mengatakan Mas, masalah kegiatan sidak issu nasional kenaikan harga obat saat ini atas perintah dari Bareskrim Polri.

Menurut dia, karena adanya surat pengaduan dari masyarakat kepada Presiden dan laporan dari masyarakat kepada Kabareskrim. 

Baca juga: Masyarakat Kota Kupang Antusias Ikut Serbuan Vaksinasi TNI-AU di Bandara El Tari 

Sehingga, dirinya pastikan akan melakukan kegiatan pengecekan dan monitoring setiap hari di toko-toko obat.

"Kegiatan sidak ini akan kami laksanakan setiap hari dalam rangka mengantisipasi dan menindak bila ditemukan adanya pelaku-pelaku usaha obat yang nakal," ungkap dia

Dia berharap sekaligus mengimbau bagi para pengusaha obat-obatan agar jangan mencoba untuk menaikan harga atau sampai menimbun seenaknya yang membuat beban masyarakat semakin berat selama pandemi covid-19 ini.

Dia juga meminta kepada warga masyarakat supaya membantu monitoring dilapangan, apabila ditemukan adanya info kenaikan harga obat yang tidak sesuai aturan HET agar melaporkan ke pihaknya.(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved