Breaking News:

Tanpa Dokumen, Pejabat  Karantina Kelas I Kupang Musnahkan 15 Ekor Ayam di Waikeloh Sumba Barat Daya

pemilik ayam tidak mampu menunjukan dokumen sehingga dilakukan tindakan penolakan.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/PETRUS PITER
Pejabat Karantina Kelas I Kupang memusnahkan 15 ekor ayam ilegal di wilayah kerja Waikeloh, SBD dengan cara disuntik dahulu lalu dibakar, Kamis 24 Juni 2021 pagi.  

Tanpa Dokumen, Pejabat  Karantina Kelas I Kupang Musnahkan 15 Ekor Ayam di Waikeloh Sumba Barat Daya

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM,WAIKABUBAK--Pejabat Karantina Pertanian  Kelas I Kupang di wilayah kerja Waikeloh, Sumba Barat Daya memusnahkan 15 ekor ayam  ilegal di halaman Kantor Karantina Waikeloh, SBD, Kamis 24 Juni 2021 pagi.

Ke-15 ekor  ayam itu diamankan petugas Karantina Waikeloh, SBD karena tidak memiliki dokumen lengkap yang dibawah penumpang KM kapal Sabuk  Nusantara 49 dari Bima, NTB dan tiba di Pelabuhan Waikeloh, SBD, NTT tanggal  13 Juni  2021.

Acara pemusnahan 15 ekor ayam ilegal itu  dipimpin Subkoordinator Pengawasan dan Penindakan Perkarantinaan Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Kupang, Khaerudin, S.P, M.SI.

Hadir juga penanggungjawab wilayah kerja Waikeloh BKP Kelas I Kupang, drh.Vera Lobo dihadiri pihak KP3 laut Waikeloh, Polairut, pihak Pelabunan Weekeloh, anggota kepolisian Polres Sumba Barat Daya dan anggota Kodim 1629 SBD.

Baca juga: Yayasan Kalakioma Kembangkan Varietas Padi Inpari Penangkal Stunting di Kabupaten Sumba Barat Daya

Penanggungjawab Wilayah Kerja Waikeloh pada Balai Karantina Pertanian Kelas I Kupang, drh.Vera Lobo dalam laporannya menjelaskan,  15 ekor ayam itu dibawah penumpang KM Sabuk Nusantara 49 dari Bima, NTB.

Penumpang itu tiba di Pelabuhan Waikeloh, SBD, NTT tanggal 13 Juni 2021 tanpa dilengkapi dokumen resmi sehingga diamankan petugas Karantina Waikeloh, SBD.

Setelah dilakukan penahanan, pemilik ayam tidak mampu menunjukan dokumen sehingga dilakukan tindakan penolakan.

Dan pemilik tidak mampu mengembalikan ke daerah asal maka hari ini, tim memusnakannya.

Baca juga: Pantai Oro dengan Pesona Batu Karang yang Kokoh di Kabupaten Sumba Barat Daya

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved