Breaking News:

Liga Champions

Resmi Berlaku, UEFA Ubah Aturan Liga Champions,Gol Tandang Dihapus Untuk Musim 2021-2022

Resmi berlaku, UEFA ubah aturan Liga Champions,gol tandang dihapus untuk Musim 2021-2022

Editor: Adiana Ahmad
(AFP/ DAVID RAMOS)
Pemain Chelsea, N'Golo Kante mengangkat trofi Liga Champions, usai Chelsea menang dalam laga final lawan Manchester City di Estadio Do Dragao,Portugal, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB 

Resmi Berlaku, UEFA Ubah Aturan Liga Champions,Gol Tandang Dihapus Untuk Musim 2021-2022

POS-KUPANG.COM, NYON- Ada yang baru dari Liga Champions Eropa untuk musim 2021-2022.

Badan Sepak bola Eropa, UEFA  secara mengejutkan menghapus aturan gol tandang jelang musim 2021-2022.

Resmi berlaku, UEFA mengumumkan aturan gol tandang tidak akan lagi digunakan di kompetisi klub mana pun untuk musim 2021-2022.

Meski menuai kritik karena dianggap melukai rasa keadilan, UEFA tetap pada keputusannya untuk menghapus aturan yang diperkenalkan pertama kali tahun 1965 tersebut.

Baca juga: Info Sport : Suporter AC Milan Kumpul dan Rayakan Kembalinya Rossoneri ke Liga Champions

Baca juga: Liga Champions, Pot Utama Drawing Liga Champions Musim Depan, Kejutan Villarreal & Wakil Perancis

Untuk diketahui, peraturan gol tandang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1965 untuk memutuskan hasil dari pertandingan sistem gugur dua leg dalam kasus di mana tim memiliki agregat yang sama.

Namun, data statistik telah menunjukkan pengurangan kesenjangan antara kemenangan kandang dan tandang, menurut data yang dirilis oleh badan pengatur pada hari Rabu, serta jumlah rata-rata gol yang dicetak di kandang dan tandang.

Mengikuti rekomendasi dari komite kompetisi klub dan komite sepak bola wanita, UEFA telah menghapus keputusan untuk musim mendatang, dengan perubahan yang dilakukan menjelang dimulainya fase kualifikasi.

"Aturan gol tandang telah menjadi bagian intrinsik dari kompetisi UEFA sejak diperkenalkan pada tahun 1965," kata presiden UEFA Aleksander Ceferin dalam sebuah pernyataan dikutip fotmob.

"Namun, pertanyaan penghapusannya telah diperdebatkan di berbagai pertemuan UEFA selama beberapa tahun terakhir. Meskipun tidak ada kebulatan pandangan, banyak pelatih, penggemar, dan pemangku kepentingan sepak bola lainnya mempertanyakan keadilannya dan telah menyatakan preferensi untuk aturan tersebut. dihapuskan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved