Breaking News:

Dua Hari Terakhir Nagekeo Tambah 16 Kasus Positif Covid-19, Satu Diantarannya Meninggal

Kabupaten Nagekeo mendapat tambahan 16 kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam dua hari terakhir

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Juru Bicara Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Nagekeo Silverster Teda 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, MBAY-Kabupaten Nagekeo mendapat tambahan 16 kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam dua hari terakhir yakni pada tanggal 23-24 Juni 2021. Dari penambahan 16 kasus tersebut, satu kasis diantarannya meninggal dunia.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Nagekeo Silverster Teda kepada Pos Kupang saat dihubungi melalui WhatsApp, Jumat 25 Juni 2021.

Silvester menjelaskan, penambahan 16 kasus pasien terkonfirmasi positif covid-19 itu diketahui setelah petugas satgas melakukan RDT antigen kepada para pasien.

"Berdasarkan RDT antigen, Kabupaten Nagekeo kembali mendapat tambahan 16 kasus positif covid-19, satu diantaranya meninggal dunia," ungkapnya.

Baca juga: Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumba Timur 90.40 Persen

 

Silvester menjelaskan, dengan penambahan 16 kasus yang positif covid-19, maka jumlah keseluruhan kasus pasien yang positif covid-19 di wilayah Kabupaten Nagekeo sebanyak 236 kasus.

"Rincian 199 kasus dinyatakan sembuh, 34 kasus masih menjalani isolasi, dan 3 kasus dinyatakan meninggal," terangnya.

Silvester menegaskan, kasus covid-19 gelombang II dengan varian baru tercatat 9-10 kali lebih berbahaya dari pada varian virus sebelumnya yang disertai tingkat penularan yang lebih cepat dan relatif mudah.

Oleh karena itu, tidak ada upaya lain yang lebih menjanjikan kecuali disiplin diri untuk mentaati protokol kesehatan seperti penerapan 5 M dalam kehidupan sehari-hari yang sudah didengungkan selama ini.

Baca juga: Perjuangan Nakes di RSUD Larantuka, Kekurangan APD Hingga Rela Terpapar Virus Covid-19

"Virus gelombang ke II dengan tingkat risiko yang makin tinggi ini menuntut kesiap-siagaan kita untuk menghadapi pandemi ini secara lebih intensif," ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved