Breaking News:

Fadli Zon Sebut Kalimat Menohok Soal Tes Wawasan Kebangsaan Yang Singgung Alquran & Pancasila, Apa?

Sejak tes wawasan kebangsaan dengan materi pilih Alquran atau Pancasila diprotes sejumlah kalangan, sampai saat ini hal itu terus diwacanakan.

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Politisi kritis dari Partai Gerindra, Fadli Zon menyoroti secara khusus tes wawasan kebangsaan dengan soal pilih Alquran atau Pancasila pada Minggu 20 Juni 2021. Ia menyebut pertanyaan itu sebagai modus adu domba, sehingga harus diusut tuntas 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Sejak tes wawasan kebangsaan dengan materi pilih Alquran atau Pancasila diprotes sejumlah kalangan, sampai saat ini hal itu terus  diwacanakan. 

Pertanyaan dengan materi pilih Alquran atau Pancasila dinilai sebagai pertanyaan yang menjebak para peserta yang sedang mengikuti tes.

Bahkan atas wacana tersebut, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon, juga ikut berbicara.

Mantan Wakil Ketua DPR RI itu ikut menyoroti polemik mengenai pertanyaan dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang diterapkan saat seleksi pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Baca juga: Fadli Zon Desak PBB Jatuhkan Sanksi pada Israel, Politisi Gerindra Dorong Kemerdekaan Palestina

Seperti diketahui, saat itu seluruh pegawai KPK yang mengikuti TWK, diberikan pertanyaan untuk memilih antara Alquran atau Pancasila.

Politisi Partai Gerindra ini bahkan mengungkapkan hal yang mengejutkan. Ia menyinggung soal hinaan terhadap agama.

"Pertanyaan pilih Alquran atau Pancasila itu jelas menghina agama sekaligus mempertentangkan Islam dan Pancasila," tulis Fadli dalam akun Twitter @fadlizon, Minggu 20 Juni 2021. 

Atas pertanyaan tersebut, Fadli Zon mengatakan, bahwa pertanyaan yang disiapkan itu merupakan modus adu domba yang dilakukan oknum tertentu.

Baca juga: Positif Covid-19, Fadli Zon : Akhirnya Saya Terpapar, Covid-19 ini Nyata Ada

"Ini merupakan cara-cara oknum untuk melakukan adu domba antar kelompok atau seseorang."

Oleh sebab itu, Fadli Zon meminta agar hal aparat penegak hukum mengusut hal itu dengan mengungkap dalang dibalik kasus tersebut. 

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved