Breaking News:

250 Orang Dikabarkan Bakal Hadiri Deklarasi Komite Penyelenggara Referendum Terbatas Konstitusi 1945

deklarasi Referendum tentang masa jabatan presiden di Kupang, NTT itu telah mendapat banyak perhatian

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/RYAN NONG
Hadi Djawas  

250 Orang Dikabarkan Bakal Hadiri Deklarasi Komite Penyelenggara Referendum Terbatas Konstitusi 1945

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Deklarasi Komite Penyelenggara Referendum Terbatas pada Konstitusi 1945 bakal digelar di Lapangan Hollywood (depan rujab Bupati Kupang) pada Senin, 21 Juni 2021 besok.

Menurut Hadi Djawas, salah satu inisiator Komite Penyelenggara Referendum Terbatas pada Konstitusi 1945 NTT, deklarasi itu akan dihadiri 250 orang warga NTT.

Menurut Hadi, dalam rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, kabar tentang bakal digelarnya deklarasi Referendum tentang masa jabatan presiden di Kupang, NTT itu telah mendapat banyak perhatian dari  kelompok masyarakat. 

“Ada banyak orang yang bakal hadir dalam deklarasi nanti. Itu memberi tanda bahwa gagasan referendum ini disambut positif oleh banyak pihak,” demikian Hadi.

Baca juga: Dosen PGSD Unflor Gelar Pelatihan PTK  Bagi Guru SDK Ndona 2

Komisaris PD. Flobamor itu mengatakan, jaringan Komite Penyelenggara Referendum terkait periodisasi jabatan Presiden itu telah merambat dan terbentuk hingga ke kabupaten, kecamatan dan desa-desa di NTT. Komite itu menurutnya terbentuk dari sekilan lama waktu hingga sampai pada waktu yang tepat untuk dilakukan deklarasi.

“Ini bukan ide dadakan, ini terbentuk dari beberapa waktu yang lalu setelah tim penggagas mencermati aspirasi masyarakat NTT untuk mengubah konstitusi yang mengatur tentang lamanya jabatan presiden,” ujar dia.

Hadi menambahkan, kegiatan deklarasi itu akan dilakukan dengan menerapkan protokol Kesehatan secara ketat. Semua yang hadir diwajibkan untuk memakai masker dan tetap menjaga jarak selam deklarasi berlangsung.

Baca juga: Muncul Suara Referendum Masa Jabatan Presiden dari NTT

“Kami akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, wajib masker dan panitia akan mengarahkan peserta yang hadir agar tetap menjaga jarak,” tambah dia .

Komite Penyelenggara Referendum Terbatas pada Konstitusi 1945 NTT telah terbentuk di Kupang pada 29 April 2021 lalu. Tim Komite itu dipimpin oleh Pius Rengka bersama tim inti antara lain Dr. Imanuel Blegur, Caroline Noge, Hadi Djawas, Clarita R. Lino. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved