Breaking News:

Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Dilakukan, Ada Supervisi Akademik

Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Dilakukan, Ada Supervisi Akademik Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Dilakukan, Ada Supervisi Akade

Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM / INTAN NUKA
Pertemuan Bakohumas Lingkup Pemprov NTT dengan "Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Tengah Pandemi Covid-19, Peluang dan Tantangan untuk Mewujudkan Generasi Cerdas dan Berkarakter Unggul di Nusa Tenggara Timur, Jumat (18/6) 

"Regulasi dan evaluasi tetap dilaksanakan oleh para guru di bawah supervisi pengawas," ujarnya.

Sebagaimana dijelaskan bahwa prinsip dari penyelenggaraan pendidikan selama pandemi Covid-19 adalah kesehatan dan keselamatan yang menjadi prioritas utama, serta mempertimbangkan tumbuh kembang anak. PTM Terbatas dengan penerapan protokol kesehatan ketat tentu saja harus diikuti dengan pengawasan.

Baca juga: Ini Strategi Disiapkan Jerman Hadapi Laga Big Macth Serangan Lini Depan Portugal Cristiano Ronaldo

Baca juga: Empat Anggota  Satlantas Polda NTT Keracunan Makan Bakso yang Diduga Mengandung Bahan Berformalin

Widyaprada LPMP NTT Yandri Snae menjelaskan, pelaksanaan supervisi di sekolah akan menolong kepala sekolah dan guru dalam menerapkan pembelajaran sesuai ketentuan di masa pandemi. Supervisi akan membantu guru meningkatkan kemampuan profesionalnya, yang mencakup pengetahuan akademik, pengelolaan kelas, keterampilan proses pembelajaran untuk memberikan pengalaman belajar yang berkualitas bagi peserta didik.

Supervisi akan dilakukan oleh pengawas dan kepala sekolah atau guru senior di sekolah. Saat ini LPMP NTT sudah merancang sebuah instrumen untuk digunakan dalam supervisi akademik di masa pandemi. Dia menilai pelaksanaan supervisi akademik akan mengakselerasi kualitas pendidikan NTT, karena pengawas dan kepala sekolah tersedia di kabupaten/kota masing-masing, tidak perlu pelatihan khusus, dan low cost.

"Tugas kita adalah mendukung agar mereka memastikan persiapan sekolah juga pelaksanaan tatap muka terbatas dilakukan dengan baik," ucap Yandri pada kesempatan yang sama.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan diberikan oleh pemuka agama, pihak kepolisian, juga para guru dari perwakilan sekolah. Wakasek Kurikulum SMA 5 Kupang, Emanuel Lakapu mengatakan bahwa sekolah telah membentuk Satgas Covid-19 secara internal. Namun, pengontrolan terhadap para siswa tidak bisa dilakukan ketika pulang sekolah. Masih ditemui adanya siswa yang berkerumun usai jam sekolah. Sementara itu, beberapa peserta pertemuan lain juga mengeluhkan bagaimana pengawasan pada transportasi umum yang digunakan oleh para peserta didik.

Menyikapi beberapa keluhan tersebut, Linus Lusi mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Pol PP dan pihak kepolisian sejak dimulainya uji cobe tatap muka pada 3 Mei lalu. Mereka pseakat untuk mengoptimalisasi lagi pengawasan dan memperkuat mekanisme bersama semua pihak yang ada.

Pada kesempatan itu, Kepala Biro Humas Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu yang berperan sebagai moderator memberikan beberapa simpulan, diantaranya perlu adanya dorongan orang tua untuk PTM Terbatas ini. Selaij itu, dalam uji coba yang telah dilakukan sejak 3 Mei lalu tidak ditemui adanya klaster baru yang muncul. Apabila ditemui adanya satu atau dua siswa terpapar virus maka akan dilakukan isolasi.

Selanjutnya, tak hanya sebatas membentuk satgas internal, sekolah juga harus proaktif melakukan konsultasi dengan dinas kesehatan bahkan gugus tugas kabupaten/kota. Terkait keluhan masalah keamanan transportasi umum, dinas akan melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan juga rapat bersama pimpinan organda.

Adapun pertemuan Bakohumas ketiga ini dibuka oleh Gubernur NTT yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Linus Lusi. Dalam sambutan yang dibacakan Linus, gubernur mengatakan bahwa fakta membuktikan para siswa kurang efektif dapat pemahaman penyerapan ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter. Begitupun guru juga sulit memahami karakter kompetensi siswa.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved