Breaking News:

Korban Lakalantas Akibat Penutupan Akses Jalan Weri-Bandara Meninggal Dunia

Penutupan akses jalan Weri-Bandara Gewayan Tana, Wato Witi, Kabupaten Flores Timur oleh pemilik lahan menelan korban. Seorang pengendara se

Editor: Ferry Ndoen
istimewa
Jenazah Paulus Kedang saat berada di RSUD Prof.dr. WZ Johannes Kupang 

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA- Penutupan akses jalan Weri-Bandara Gewayan Tana, Wato Witi, Kabupaten Flores Timur oleh pemilik lahan menelan korban. Seorang pengendara sepeda motor menabrak kayu yang digunakan untuk memblokade jalan, Selasa 8 Juni 2021 malam. 

Korban kecelakaan lalulintas itu bernama, Paulus Kelake warga Dusun Welo, Desa Pai Napan, Kecamatan Lewolema. Ia kini dikabarkan meninggal dunia setelah dirujuk ke RSUD Prof dr. W.Z Johanes Kupang. 

Kabar duka ini disampaikan oleh keluarga korban, Stefanus Ruron mengatakan korban dinyatakan meninggal sekitar pukul 07.30 WITA. 

Ia mengatakan, sesuai hasil scan dokter ahli di RSUD Prof. dr. W.Z Johanes Kupang, korban mengalami pendarahan otak kiri dan kanan, serta ada retakan besar di tengkorak kepala akibat benturan. 

"Beliau sudah dipanggil Tuhan. Mohon doanya," katanya kepada wartawan, Kamis 17 Juni 2021. 

Ia menuturkan, saat mengalami kecelakaan, warga sempat melarikannya ke RSUD Hendrikus Fernandez. Beberapa jam kemudian, ia pun diijinkan pulang ke rumah. 

Baca juga: Warga Weri Tutup Jalan Bandara Gewayan Tanah, Ini Tulisan Pemilik Lahan

Dua hari di rumahnya, korban mulai mengeluh sakit kepala dan tidak bisa bergerak. Keluarga lalu mengantar korban kembali ke RSUD Hendrikus Fernandez. Setelah menjalani pemeriksaan dokter, korban dirujuk ke Kupang, lantaran adanya retakan di bagian otak.

"Kita bawa ke Kupang tanggal 11 Juni dan rawat di RSUD Prof. dr. W.Z Johanes Kupang melalui kapal Feri," tuturnya. 

Setelah enam hari menjalani perawatan, korban pun menghembuskan nafas terakhir. Rencananya, hari ini, Kamis 17 Juni 2021, jenazah korban diberangkatkan dari pelabuhan feri Tenau Kupang menuju Larantuka. 

Sebelumnya, Ketua Fraksi Gerindra, Muhidin Demon mengaku kecewa dengan aksi penutupan akses jalan oleh warga hingga menelan korban. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved