Breaking News:

GMNI Flores Timur Desak Inspektorat Audit Anggaran BTT dan Jasa Nakes

Tak Terduga (BTT) sebesar Rp 6,5 miliar, yang diduga habis digunakan sebelum badai seroja, Minggu 4 April 2021 lalu.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/AMARĀ OLA KEDA
Ketua GMNI Cabang Flotim, Yohanes Ninu Badin 

GMNI Flores Timur Desak Inspektorat Audit Anggaran BTT dan Jasa Nakes

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA-- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) cabang Flores Timur (Flotim)  menggelar aksi demonstrasi di depan kantor bupati Flotim, Senin 14 Juni 2021. 

Dalam aksinya, GMNI mendesak inspektor daerah segera mengaudit penggunan anggaran anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) sebesar Rp 6,5 miliar, yang diduga habis digunakan sebelum badai seroja, Minggu 4 April 2021 lalu.

"Kita mendorong inspektorat segera melakukan audit. Karena penggunaan sebagian anggaran itu tidak wajar," ujar Ketua GMNI Cabang Flotim, Yohanes Ninu Badin.

Baca juga: PGRI Flores Timur Kecam Kasus Pembunuhan Guru oleh Orangtua Murid: Masuk Pembunuhan Berencana

GMNI juga meminta pemda segera membayar uang jasa tenaga kesehatan (nakes) di RSUD dr. Hendrikus Fernandez yang hingga kini tercatat sebagai utang Pemda Flotim. 

"Sebenarnya itu bukan utang, tapi sistem bagi hasil. Tapi anehnya, hak nakes malah dipangkas. Kami minta inspektor juga segera audit kepala badan keuangan daerah," tandasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda) 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved