Breaking News:

Bupati Hery Tegaskan Tidak Mau Kerja Sama Hanya Satu Distributor Pupuk Non Subsidi

juga bisa bersahabat dan mudah terjangkau oleh para petani dalam rangka mengatasi kelangkaan pupuk bersubsidi

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Bupati Manggarai Herybertus G L Nabit, SE.,MA. 

Dalam Program Petani Merdeka, Bupati Hery Tegaskan Tidak Mau Kerja Sama Hanya Satu Distributor Pupuk Non Subsidi

POS-KUPAG.COM | RUTENG--Sejumlah petani menyarankan kepada Pemerintah Daerah Manggarai agar perusahan distributor pupuk non subsidi di Manggarai tidak hanya satu saja, namun bisa diperbanyak lebih dari 1 perusahan sehingga harganya juga bisa bersahabat dan mudah terjangkau oleh para petani dalam rangka mengatasi kelangkaan pupuk bersubsidi.

Terkait ini Bupati Manggarai Herybertus G L Nabit, SE.,MA, menegaskan, tidak boleh ada distributor yang memonopoli pupuk non subsidi di Manggarai.

"Ya betul, sepakat!, yang kita mau dalam permainan ini adalah jangan sampai ada monopoli terutama monopoli pupuk, tidak boleh!,tegas Bupati Hery, ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Minggu 12 Juni 2021.

Karena itu, kata Bupati Hery, pihaknya juga akan membicarakan dengan pihak PT Petrokimia Gersik sebagai produsen pupuk, agar perusahaan distributor pupuk non subsidi itu lebih dari satu sehingga lebih baik lagi dan harga pupuk nonsubsidi pun lebih ditekan.

Baca juga: Kukuhkan DKM, Bupati Hery Minta Rangkul Pegiat Seni Yang Ada di Manggarai

"kita akan bicarakan dengan PT. Petrokimia Gresik. Biarpun dia (PT Petrokimia Gresik) hanya punya satu distributor disini, tapi saya tidak mau kerja sama hanya dengan 1 distributor saja, saya tidak mau!. Ini akan dibagi-bagi, supaya ada beberapa pemain pupuknya kalau bisa ada 3 sampai 5 distributor pupuk itu akan lebih baik sehingga harga disini bisa ditekan,"tegas Bupati Hery. 

Bupati Hery juga menjelaskan, dalam upaya meningkatkan produksi pertanian ditengah keterbatasan alokasi pupuk subsidi, Pemerintah Kabupaten Manggarai membentuk pilot project program Petani Merdeka dengan memanfaatkan pupuk non subsidi. 

Penggunaan pupuk non subsidi melalui program ini akan melibatkan sejumlah pihak antara lain para petani, pihak perbankan, Bulog, PPL, Kepala Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. 

Baca juga: Tiga Pelaku Pencurian di Manggarai Barat Diringkus di Maumere

"karena inikan kita selalu kesulitan pupuk dan kalau berharap pupuk subsidi itu kan pasti kurang, karena kita butuh 26 ribu ton, Subsidinya hanya 5000 ton, kita bisa dobel subsidi tapi paling jadi 10.000 ton saja itu juga kurang. Karena itu kita pilih pupuk non subsidi,"jelas Bupati Hery.

Dikatakan Bupati Hery, pupuk non subsidi tentu mahal. Meski demikian, Pemerintah Daerah tentu mencari pembiayaannya agar petani tidak menanggung sendiri dalam membeli pupuk non subsidi itu.

Baca juga: Ketua DPRD Manggarai Barat Dorong Perumda Wae Mbeliling Optimalkan Pelayanan Air Bersih

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved