Breaking News:

Debit Air Kecil, Warga Labuan Bajo Tanam Bak Penampung Dalam Tanah

tidak bisa naik ke bak penampung kalau tidak ditanam, kami tanam dalam tanah biar tidak capek tunggu air

Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/GECIO VIANA
Arnoldus J. Travolta saat menunjukkan 2 unit bak yang ditanam di depan rumahnya di Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar, Sabtu 12Juni 2021.  

Debit Air Kecil, Warga Labuan Bajo Tanam Bak Penampung Dalam Tanah

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO -- Sejumlah warga di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menanam bak penampungan air dalam tanah karena debit air yang kecil, Sabtu 12 Juni 2021.

Hal itu dilakukan Arnoldus J. Travolta (38) demi memenuhi kebutuhan air bersih bagi anggota keluarganya.

Hal itu juga dilakukan beberapa warga Labuan Bajo lainnya, tepatnya di Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar.

"Debit air sangat kecil, air tidak bisa naik ke bak penampung kalau tidak ditanam, kami tanam dalam tanah biar tidak capek tunggu air," katanya.

Baca juga: Ketua DPRD Manggarai Barat Dorong Perumda Wae Mbeliling Optimalkan Pelayanan Air Bersih

Dijelaskannya, dalam satu minggu, air dari Perumda Wae Mbeliling Mabar hanya 2 kali dialirkan pada hari Selasa dan Jumat.

"Air yang kami terima bersih. Kami punya siang jam 3 atau 4 sore air jalan," katanya.

Dijelaskannya, sebanyak 2 bak berukuran masing-masing 1.800 liter dan 1.700 liter itu ditanam tepat di depan rumah beberapa tahun terakhir.

Walaupun sudah memiliki 2 bak penampung air, pihaknya pun masih mengalami kesulitan air demi kebutuhan rumah tangga.

Alhasil, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, pihaknya terpaksa membeli air tanki setiap bulannya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved