Breaking News:

Wabub Ngada Letak Batu Pertama Pembangunan Rehabilitasi Irigasi Tersier di Turadua

Wakil Bupati Ngada, Raymundus Bena melakukan peletakan batu pertama pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi tersier di Turadua, Desa Ngab

istimewa
Wakil Bupati Ngada, Raymundus Bena meletakan batu pertama pembangunan rehabilitasi irigasi tersier di Turadua, Kamis 20 Juni 2021.    

Wabub Ngada Letak Batu Pertama Pembangunan Rehabilitasi Irigasi Tersier di Turadua

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | BAJAWA- Wakil Bupati Ngada, Raymundus Bena melakukan peletakan batu pertama pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi tersier di Turadua, Desa Ngabheo, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, Kamis 10 Juni 2021.

Sebelum acara peletakan batu pertama tersebut, didahulukan dengan acara seremonial adat setempat oleh tetua adat Ngabheo dan dilanjutkan dengan Ibadat Sabda Peletakan Batu Pertama oleh Pastor Paroki Salib Suci Soa, RD. Daniel Aka. 

Menurut Kadis Pertanian Kab. Ngada Paskalis Wale, yang diwakili oleh Kepala Balai Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Soa,  Yohanes Don Bosco Dua bahwa, pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi tersier tersebut untuk mengairi daerah persawahan Turadua seluas 5 hektar dari luas keseluruhan 30 hektar. Persawahan 5 hektar tersebut dikerjakan oleh petani yang bergabung dalam Kelompok Tani Turadua.

"Pembangunan Jaringan Irigasi Tersier tersebut menelan biaya sebesar Rp. 75 juta dari Bantuan Pemerintah Rehabitasi Jaringan Tersier Tahun Anggaran 2021," ungkapnya.

Hadir pada kegiatan tersebut, Wabup Ngada, Raymundus Bena, Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Roby Roga, SP. MM, Pastor Paroki Salib Suci Soa, RD. Daniel Aka, Kabag Admas Setda Ngada, Martinus P. Langa, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Desa Ngabheo, Pengurus DPP Paroki Salib Suci Soa, dan para anggota Kelompok Tani Turadua.

Seusai melakukan peletakan Batu Pertama Pembangunan Jaringan Irigasi Tersier, Wabup Ngada juga melakukan tatap muka dgn para kelompok tani.

Pastor Paroki Salib Suci Soa, RD. Daniel Aka pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa gereja meletakan dasar pembangunan di Paroki Soa sejak Pater Momen, yakni pertanian, pendidikan dan peternakan dan terus dilanjutkan oleh masyarakat Soa sampai sekarang.

Menurut RD. Daniel, kegiatan tersebut untuk mendukung program pemerintah yaitu Tante Nela Paris. Selain itu kegiatan tersebut juga turut memberikan andil untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Soa.

Halaman
12
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved