Breaking News:

Sembako Bakal Kena PPN, Pedagang Pasar Kasih Naikoten: Kami Sudah Susah Tambah Susah

Sembako bakal kena PPN, pedagang Pasar Kasih Naikoten: kami sudah susah tambah susah

POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Pedagang di Pasar Kasih Naikoten saat ditemui Pos-Kupang.Com, Jumat 11 Juni 2021. 

Sembako bakal kena PPN, pedagang Pasar Kasih Naikoten: kami sudah susah tambah susah

POS-KUPANG.COM | KUPANG--Rencana Pemerintah mengenakan Pajak Pertamabahan Nilai (PPN) terhadap Barang Kebutuhan Pokok ( Sembako) mendapat reapon negatif dari pedagang di Pasar Kasih Naikoten, Kota Kupang.

Rustam salah satu pedagang telur di pasar Kasih Naikoten merasa tidak senang dan belum bisa menyetujui rencana pemerintah terkait PPN terhadap bahan sembako lantaran kondisi pembeli dimasa pandemi Covid-19 belum pulih, apalagi situasi Covid ini masih berlanjut.

"Dalam situasi pandemi Covid-19 ini saja kami sebagai pedang sudah merasa susah, apalagi akan dikenakan pajak, itu istilahnya kami susah tambah susah lagi," kata Rustam saat ditemui POS-KUPANG.COM, Jumat, 11 Juni 2021.

Baca juga: Kadis Kesehatan Sumba Barat, Vaksin Dosis II Astra Zeneca Berlangsung Awal Juli 2021

Baca juga: Ada Selisih Realisasi Penggunaan Anggaran Covid-19, PMKRI Larantuka Akan Laporkan ke APH

Rustam yang sudah lima tahun sebagai pedagang telur pun meminta kebijaksanaan dari pemerintah untuk memperhitungkan kesejahteraan masyarakat di masa pandemi Covid-19 yang masih berlanjut, apalagi situasi pasar yang masih sepi pengunjung.

Rustam pun hentak tak dapat berkata-kata apabila wacana pemerintah ini bakal diberlakukan, karena dampaknya terhadap masyarakat akan besar.

Dia mengungkapkan bahwa sejak awal pandemi saja hingga saat ini pendapatan dari hasil jualannya mengalami penurunan.

"Saya berharap pemerintah jangan berlakukan rencana pajak sembako tersebut, karena saat ini saja kami sudah susah, apalagi diberlakukan pasti tambah susah," kata Rustam.

Baca juga: Lantik 242 Wisudawan, Rektor Unimor: Sudah 8771 Sarjana Dilahirkan dari Lembaga Pendidikan Ini

Baca juga: Gibran Rakabuming Disebut Layak Pimpin KNPI, M Qodari Bilang Putra Presiden Jokowi Sangat Pantas

Selain itu, pedagang lain yang ditemui, Indri mengatakan bahwa rencana pemerintah untuk menarik pajak untuk bahan sembako belum tepat, karena pedagang masih susah sampai mengalami penurunan omset dikarenakan masalah pandemi Covid-19 ini.

Menurut dia saat ini situasi pasar sangat sepi, belum lagi kebutuhan lain seperti bayar kontrakan maupun kebutuhan rumah tangga, pastinya dia maupun pedagang lainnya akan menerima hal yang menyulitkan dalam berdagang.

Halaman
12
Penulis: Ray Rebon
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved