Breaking News:

Kepsek SMUN I Kota Waikabubak Siap Beri Pembinaan Terkait Penyebar Video Bernuansa Sara

Baginya pembinaan itu tidak hanya kepada AM tetapi kepada seluruh siswa siswi SMUN I kota Waikabubak

POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Kepsek SMAN 1 Waikabubak, Sumba Barat, Paulinus Sukur, S.Pd 

Kepsek SMUN I Kota Waikabubak Siap Memberi Pembinaan Terkait Penyebar Video Bernuansa Sara

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK--Kepala Sekolah SMUN I Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Paulinus Sukur, S.Pd mengatakan siap memberi pembinaan kepada AM, siswa kelas X  terkait kasus penyebaran video bernuansa sara yang terjadi beberapa hari lalu.

Baginya pembinaan itu tidak hanya kepada AM tetapi kepada seluruh siswa siswi SMUN I kota Waikabubak, Sumba Barat.

Ia juga mengaku, orang tua AM sudah datang menemuinya menyampaikan permohonan maaf atas perbuatan anaknya.

Sedangkan  dari pihak kepolisian Polres Sumba Barat datang mengecek kebenaran AM adalah siswa SMUN I Kota Waikabubak  dan membicarakan pola pembinaan dan pengawasan siswa siswi SMUN I Kota Waikabubak ke depan.

Untuk itu, pihak sekolah berencana  mengundang Polres Sumba Barat untuk memberikan pencerahan terkait bermedia sosial yang baik dan benar berikut dampak hukum bila terjadi pelanggaran.

Langkah itu penting demi memberi bekal pengetahuan kepada generasi muda agar tidak semaunya menggunakan media sosial sesuka hati dengan mengesampingkan etika.

Demikian disampaikan Kepala Sekolah SMUN I Kota Waikabubak, Sumba Barat, Paulinus Sukur, S.Pd di sekolah itu, Kamis 10 Juni 2021.

Menurutnya, selain menjadi tanggungjawab  orang tua, sekolah juga bertanggungjawab membina anak-anak, pembinaan terhadap perilaku anak-anak selama berada di sekolah itu.

Ia mengaku, akibat pandemi virus corona, sekolah menjalankan KBM during sehingga guru mengalami kendala terhadap perilaku anak. Guru hanya dapat memantau perilaku anak melalui pengumpulan tugas.

Hal itu berbeda bila KBM berlangsung tatap muka. Setiap hari, setiap waktu dapat bertemu sehingga dapat mengikuti perilaku anak-anak  di sekolah.

Baginya kejadian itu menjadi sebuah pelajaran berharga bagi semua siswa siswi atau siapa saja agar lebih bijaksana bermedia sosial dengan tetap mengedpankan etika. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved