Breaking News:

Israel terancam , Iran Beli Satelit Rusia Bisa Pantau Pangkalan Militer Yahudi untuk Lacak Target

Ketegangan di Timur Tengah bakal semakin meningkat. Iran dketahui sudah membeli dan akan memiliki satelit yang bisa memantau pangkalan militer Israel

Editor: Alfred Dama
israelnationalnews.com via Bangka Pos
ilustrasi perbandingan kekuatan militer Israel dan Iran. 

POS KUPANG.COM -- Ketegangan di Timur Tengah bakal semakin meningkat. Iran dketahui sudah membeli dan akan memiliki satelit yang bisa memantau pangkalan militer Israel

Dengan demikian target sasaran tembak Iran semakin persisisi untuk menghancurkan pengkalan militer Israel

Namun Israel juga punya senjata yang bisa menembak satelit dari bumi

Rusia akan memasok Iran dengan sistem satelit canggih .

Hal ini akan memungkinkan Republik Islam untuk melacak target militer potensial di Timur Tengah, menurut Washington Post.

Menurut pejabat saat ini sekaligus mantan pejabat Amerika dan Timur Tengah yang diberi pengarahan tentang rencana tersebut akan melibatkan pengiriman satelit Kanopus-V buatan Rusia ke Teheran.

Sistem itu akan dilengkapi dengan kamera yang akan "sangat meningkatkan kemampuan mata-mata Iran", kata surat kabar itu.

Baca juga: Terbongkar Perjanjian yang Dibuat Rizieq Shihab & Tito Karnavian Serta Wiranto di Arab, Apa Isinya?

Baca juga: Terancam Disingkirkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu: Ini Kecurangan Pemilu

Baca juga: Israel Dibenci Tapi Negara ini Jadi Harapan Utama Umat Manusia, Ini Hebarnya Orang Yahudi

Melansir Middle East Eye , Jumat (11/6/2021), target dapat mencakup kilang minyak Teluk, pangkalan militer Israel, dan barak Irak yang menampung pasukan AS, kata para pejabat, menjelaskan bahwa peluncuran itu bisa terjadi dalam beberapa bulan.

Laporan itu muncul beberapa hari sebelum Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan bertemu di Jenewa dan ketika Teheran dan Washington terus terlibat dalam diplomasi tidak langsung untuk menghidupkan kembali kesepakatan 2015 yang dirancang untuk mengekang program nuklir Iran dengan imbalan pelonggaran sanksi ekonomi.

Sementara Kanopus-V dipasarkan untuk penggunaan sipil, para pemimpin Korps Pengawal Revolusi Islam Iran telah melakukan beberapa perjalanan ke Rusia sejak 2018 untuk membantu merundingkan perjanjian tersebut, kata Post.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved