Breaking News:

Belum Selesaikan RKPDes dan SPj Dana Desa, Empat Kades Terancam Dinonaktifkan

Belum Selesaikan RKPDes dan SPj Dana Desa, Empat Kades Terancam Dinonaktifkan

Belum Selesaikan RKPDes dan SPj Dana Desa, Empat Kades Terancam Dinonaktifkan
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Nikson Nomleni, Kadis PMD Kabupaten TTS

Belum Selesaikan RKPDes dan SPj Dana Desa, Empat Kades Terancam Dinonaktifkan

POS-KUPANG.COM | SOE - Empat kepala desa yaitu kepala Desa Kolbano, Olais, Pene Selatan dan Desa Sambet terancam akan dinonaktifkan sementara dari jabatannya karena belum menyelesaikan RKPDes tahun 2021 dan SPJ dana desa Tahun 2020.

Jika sampai Senin 14 Juni 2021 ke empat desa tersebut belum menyelesaikan SPJ dan RKPDES-nya, maka kepala desa di empat desa tersebut akan dinonaktifkan sementara.

" Jika sampai Senin tidak mampu selesaikan SPJ dan RKPDES-nya, maka kita nonaktifkan sementara kadesnya dan tunjuk penjabat di desa itu. Kita sudah koordinasikan hal ini dengan Pak Bupati," ungkap Nikson.

Baca juga: Universitas Timor Lantik 242 Wisudawan Tahap Satu

Baca juga: Kode Redeem FF 12 Juni 2021, Buruan Klaim Kode Redeem Free Fire Terbaru dan Terlengkap

Ditanya terkait alasan mengapa keempat desa tersebut tak mampu menyelesaikan SPJ dana desa tahun 2020, Nikson mengaku tidak tahu persisi alasannya.

Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Inspektorat Kabupaten TTS guna melakukan audit di empat desa tersebut untuk mengetahui persis alasan mengapa keempat desa tersebut kesulitan untuk membuat SPJ.

"Nanti inspektorat turun untuk audit. Dari hasil audit kita akan tahu persis kenapa mereka sulit mempertanggungjawabkan penggunaan dana desa," ujarnya.

Terkait proses pencairan dana desa tahap 1 dijelaskan Nikson, hingga saat ini jumlah desa yang sudah melakukan evaluasi sebanyak 257 desa, dan yang sudah diposting sebanyak 123 desa. Untuk SPJ, Desa yang sudah melakukan SPJ sebanyak 226 desa dan desa yang sudah mencairkan dana desa tahap 1 (dana reguler dan BLT Covid) sebanyak 69 desa.

Baca juga: Siaran Langsung Grup F Euro 2020 Prancis vs Jerman Live RCTI, Live Streaming Mola TV Rabu 16 Juni

Baca juga: Ibu Guru Ini Mulai Membaik Setelah Lumpuh Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Benarkah? Simak Di Sini

"Total dana desa tahap 1 reguler yang sudah masuk ke rekening desa mencapai 14 Miliar lebih. Sedangkan untuk dana BLT Covid sudah mencapai 23 Miliar lebih," jelasnya.

Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten TTS, Uksam Selan mendorong percepatan pencairan dana desa tahap 1 guna mempercepat proses pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di desa.

Dirinya mendorong inspektorat Kabupaten TTS untuk melakukan audit khusus bagi desa-desa yang belum menyelesaikan SPJ dana desa tahun 2020 karena diduga kuat ada indikasi penggunaan uang yang tidak sesuai peruntukannya sehingga sulit untuk membuat SPJ.

"Ini sudah pertengahan tahun 2021, jadi kalau ada desa yang belum selesaikan SPJ-nya kita pertanyakan ada apa ini? Oleh sebab itu inspektorat harus turun dan audit," dorongnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved