Breaking News:

YEU Gelar Pelatihan Pengenalan Standar Inklusi

Pelatihan diikuti 33 peserta dari dinas sosial, BPBD,forum pengurangan risiko bencana, Sinode GMIT dan lainnya.

POS KUPANG/SIPRI SEKO
Suasana diskusi saat pelatihan Humanitarian Inclusion Standards (HIS) di Hotel Amaris, Rabu (9/6). 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Yakkum Emergency Unit (YEU) bekerja sama dengan mitranya, HelpAge International (HA), mengadakan pelatihan Humanitarian Inclusion Standards (HIS) di Hotel Amaris, Kupang, Nusa Tenggar Timur Rabu (9/6). Pelatihan diikuti 33 peserta dari perwakilan dinas sosial, badan penanggulangan bencana daerah, forum pengurangan risiko bencana, Sinode GMIT dan lainnya.

Ada juga dari organisasi disabilitas yaitu Persani, Pertuni, Permata dan lembaga swadaya masyarakat lainnya yang terlibat langsung dalam respon bencana badai seroja.

Emergency Coodinator YEU untuk NTT, Arnice Ajawaila sekaligus fasilitator pelatihan HIS ini mengatakan bahwa tujuan dari pelatihan sehari ini lebih kepada pengenalan tentang inklusi. Semua pihak, ujarnya, harus tahu mengenai standar layanan kemanusiaan yang inklusi, memartabatkan dan meminimalisir kesenjangan dalam memahami kebutuhan, kapasitas, hak-hak orang lanjut usia dan para penyandang disabilitas dan juga mempromosikan keterlibatan kelompok rentan dalam aksi kemanusiaan.

Menurut Arnice, hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat mampu menjelaskan nilai dan prinsip-prinsip HIS, memahami layanan inklusi secara komprehensif khususnya kelompok rentan sehingga tidak ada yang tertinggal "No Left Behind".

Koordinator kegiatan, Eli Sunarso menambahkan, adapun tujuan dari kegiatan ini antara lain memberikan dan menguatkan pemahaman bersama terkait standar layanan kemanusiaan yang inklusi, layanan yang memartabatkan, memberikan harapan dan memberdayakan masyarakat, baik dalam situasi bencana maupun tidak.

Sebagai ruang untuk berbagi dan saling menguatkan, berkaitan praktek pembelajaran dan pengalaman layanan kemanusiaan yang dilakukan. Dan, meningkatkan kualitas layanan kemanusiaan yang dilakukan, baik oleh YEU sebagai lembaga pembelajar dan maupun mitra terkait lainnya yang ada di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

"Pelatihan ini diharapkan akan dapat memberikan dan menguatkan pemahaman bersama terkait standar layanan kemanusiaan yang inklusi. Pelatihan ini, juga harapannya, kedepan akan dapat berdampak baik pada peningkatan kualitas layanan yang dilakukan, baik oleh YEU maupun mitra terkait lainnya," jelasnya. **

Penulis: Sipri Seko
Editor: Sipri Seko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved