Breaking News:

Warga Desa Watu Galang Kabupaten Mabar Harap Layanan Listrik

Ratusan kepala keluarga di Desa Watu Galang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), mengharapkan layanan listrik PLN

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Ilustrasi listrik PLN 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Ratusan kepala keluarga di Desa Watu Galang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), mengharapkan layanan listrik dari Perusahaan Listrik Negara ( PLN).

Demikian disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Mabar, Agustinus Jik kepada POS-KUPANG.COM, Kamis 10 Juni 2021.

"Dalam kunjungan saya ke sana hari Minggu 7 Juni 2021 lalu, kondisi belum ada jaringan listrik, satu-satunya desa di Kecamatan itu yang belum dapat listrik hanya desa ini," katanya.

Dijelaskannya, jumlah kepala keluarga di Desa Watu Galang sebanyak 112 kepala keluarga dan tersebar di 2 kampung.

Baca juga: Puluhan Aspirasi Aliansi Rakyat Bersatu Lembata: Mulai Dari Honor Bupati Sampai Kuma Resort

Baca juga: 273 Calon Taruna Taruni BMKG Ikut Tes SKD 

"Jumlah jiwanya sebanyak 428 kepala keluarga dan berada di Kampung Nara dan Kampung Lokot," ujar politisi dari partai PDIP ini.

Menurutnya, jaringan listrik saat ini terdapat di desa tetangga yakni Desa Golo Desat yang berjarak sekitar 1.9 km.

Masyarakat, lanjut dia, selama ini hanya menggunakan pelita dan sebagian kecilnya menggunakan jenset sebagai penerangan.

Menurutnya, kebutuhan listrik sebagai kebutuhan mendasar rakyat harus dipenuhi.

Baca juga: Rumah Tipe Risha untuk Korban Bencana Pulau Adonara Sedang Dibangun

Baca juga: Oknum Kades di Sumsel Kabur Lewat Jendela Saat Digerebek Berduaan di Rumah Istri Orang

"Pentingnya listrik, karena banyak kegiatan ekonomi masyarakat akan tumbuh seperti home industri. Lalu biaya listrik lebih mudah dari minyak tanah, dengan listrik  juga ada kegiatan usaha lainnya. Anak sekolah pun akan terbantu untuk belajar, terlebih saat ini kan penerapan sistem pembelajaran online," katanya.

Pihaknya pun mendorong agar PLN dapat segera melakukan pemasangan jaringan listrik hingga mengalirkan listrik ke setiap rumah warga.

"Setelah saya koordinasi dengan Kepala PLN, maka kepala PLN akan katanya akan melakukan survei. Intinya masyarakat jangan menghalangi. Sehingga, saya meminta masyarakat melakukan pendekatan budaya dan pemerintahan agar tidak ada kendala saat pemasangan jaringan listrik," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved